Yusli Ihza: Keberadaan Orang Asing Perlu Perhatian Khusus Semua Pihak

 

Matamatanews.com, Belitung Timur – Pengawasan terhadap keluar masuknya orang asing di pulau Belitung, merupakan salah satu tugas yang harus dihadapi Tim Pengawas Orang Asing (Tim PORA), Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Melihat banyaknya kegiatan yang dilakukan warga asing di Belitung. TIM PORA, merupakan sarana bagi kita semua untuk mengawasi, bertukar informasi, pengetahuan, memberikan sarana perkembangan guna memberikan solusi dalam menindak lanjuti dan menangani orang asing.

Rabu (12/4/2017) Yoseph, Kepala Kanwil Hukum dan Ham Provinsi Bangka Belitung, mengatakan, “Jadi akar masalah orang asing merupakan salah satu tugas Tim Pora,bukan hanya tugas imigrasi” katanya saat membuka rapat pembentukan Tim Pora kabupaten Belitung Timur (BELTIM), yang berlangsung di Hotel Guest, Manggar.

Dalam rapat tersebut turut hadir Bupati Belitung Timur, Yusli Ihza, Kapolres Belitung Timur AKBP Nono Wardoyo SIK, Kajari Manggar, Widagdo, Kepala Imigrasi Tanjung Pandan, Danramil Manggar, mayor Inf. Trijoyo serta pejabat daerah di Belitung Timur.

Dalam acara itu, Yoseph menjelaskan, “Pentingnya Tim PORA adalah kerjasama dan keterpaduan pengawasan orang asing oleh instansi terkait untuk lebih selektif terhadap orang asing yang melakukan kegiatan di pulau Belitung. Dengan adanya kebijakan bebas visa dan dampak perdagangan bebas di Indonesia perlu diantisipasi Tim Pora dan akan terus berkoordinasi serta bekerja sama melakukan pengawasan. Sehingga sampai saat ini, di imigrasi Tanjung Pandan tercatat sebanyak 49 orang asing berada di pulau Belitung. 20 orang lainnya berada di Belitung Timur,” ungkap Yoseph.

Sementara itu Bupati Belitung Timur, Yusli Ihza mengatakan, “Kehadiran orang asing selain dapat membawa manfaat, juga harus di waspadai kehadiran maupun investasi orang asing tersebut. Memang sangat dibutuhkan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah, namun hal negatifnya harus diwaspadai,” kata Yusli Ihza dalam sambutanya.

Yusli juga mengatakan, “Keberadaan orang asing perlu mendapat perhatian semua pihak, terutama Tim Pora. Sehingga dapat menyamakan presepsi guna mendapatkan data dan informasi tentang keabsahan dan kegiatan orang asing didaerah. (RHF)

sam

No comment

Leave a Response