Waspadai Penyebaran Syi’ah di Indonesia

 

Matamatanews.com-Lamban tapi pasti penyebaran ajaran Syi’ah di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Syi’ah bukan saja berbeda jauh dengan umumnya umat Islam, tetapi juga kerap menebar rasa cemas dikalangan kaum muslimin. 

“Mereka kerap mencaci maki para sahabat dan sayidah Aisyah dalam berbagai ceramah maupun di forum-forum tertentu yang diselenggarakan olehnya. Syi’ah bisa saja berdampingan dengan kaum muslimin lainnya, asalkan mereka tidak memaki dan mencaci para sahabat dan ahlulbait lainnya,” jelas Martono Hamzah,SH,MH, praktisi  sosial dan hukum di Jakarta, Senin (4/4/2016) lalu.

Hal senada juga dilontarkan Syeik Al Azhar Prof.Dr.Ahmad Ath Thayyib, ia memperingatkan penduduk Indonesia yang dikenal sebagai penganut Sunni terbesar untuk lebih berhati-hati terhadap penyebaran Syi’ah, terutama di lingkungan Sunni itu sendiri. Dalam kunjungannya  ke Perguruan Tinggi Ilmu Al Qur’an (PTIQ) di Jakarta beberapa waktu lalu, ia juga menyampaikan sudah saatnya umat Islam bersatu padu.Namun ,kesatuan dan persatuan itu, jangan sampai dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk menebar agenda politik atau sektarian hingga terjadi perpecahan internal sesama umat Islam,” papar Prof. Dr. Ahmad Ath Thayib yang juga selaku ketua Majelis Hukama Al Muslimin.
Ditambahkan olehnya, kini saatnya umat Islam berpegang teguh kepada aqidah yang diyakini, yaitu aqidah mayoritas Ahlu Sunnah wa Al Jama’ah sebagai penganut mayoritas umat Islam di Indonesia.” katanya.

“Seorang Syeik saja sudah memberikan peringatan seperti itu, artinya umat Islam ,terutama di Indonesia tengah mengalami pergulatan akidah dan serangan dari berbagai aliran sesat. Bila yang diusung adalah Islam,seluruh aspek yang di implementasikan  kepada umat islam tidak bersebrangan dan memantik masalah. Intinya kita harus waspada dan menjaga persatuan dan kesatuan umat agar tidak mudah dipecah oleh propaganda kelompok tertentu yang berlindung di balik hak azasi manusia,” tegas Martono Hamzah,SH,MH, mengakhiri perbincangan. (Sam)

sam

No comment

Leave a Response