Wartawan Tewas Diterjang Peluru Tentara India

 

Matamatanews.com, INDIA – Dua hari yang lalu didaerah terpencil di timur laut India, seorang jurnalis tewas didalam pangkalan militer di Negara Bagian Tripura. Kematian sang jurnalis yang ditembak itu disebabkan karena alasan sepele, yakni perdebatan tentang satu isu liputan.

Dari hasil pemeriksaan, korban tembak itu bernama Sudip Dutta Bhaumik yang juga merupakan wartawan berita kriminal dari surat kabar terkemuka di India ‘Syandan Patrika’. Sebelum kejadian mengenaskan itu, dirinya sempat minta izin untuk mewawancarai seorang perwira tinggi di markas besar pasukan militer tersebut.

Seperti dilansir laman The Straits Times, Rabu (22/11/2017), polisi setempat, Abhijit Saptarshi mengatakan bahwa, “Dia (korban) ditembak didalam kantor komandan oleh seorang prajurit setelah mereka berdebat dan bentrok mengenai satu isu,” ujarnya.

Dalam keterangan Saptarshi, tembakan itu dilepaskan oleh prajurit tersebut karena korban yang terlibat perkelahian dengannya berusaha merebut senjata miliknya. Saat ini, prajurit tersebut sudah ditangkap dan dimintai keterangan atas perbuatannya.

Saat ini kondisi di Negara Bagian Tripura memang tidak kondusif, wilayah tersebut dihantui oleh kelompok militan suku yang menentang kedatangan imigran yang berbahasa Bengali. Dengan kondisi demikian, para wartawan menilainya sebagai isu yang menarik untuk dipublikasikan. Sementara itu, di India kasus pembunuhan terhadap wartawan kerap terjadi dalam satu tahun belakangan ini.

Berdasarkan informasi dari Komite Perlindungan Jurnalis, Bhaumik menjadi wartawan ke-30 yang menjadi korban pembunuhan di India sejak awal 1990-an. Hal tersebut menjadikan India menjadi neraka bagi para jurnalis di Asia. [Did/Mdk/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response