Vietnam Didesak EU Perbaiki HAM

 

Matamatanews.com, BRUSSELS – Para legislator Eropa desak pihak Vietnam memperbaiki catatan hak asasi manusia (HAM)-nya sebelum menandatangani kesepakatan perdagangan bebas Uni Eropa (UE). Sebelumnya negara komunis itu gagal memperoleh kesepakatan besar yang dibatalkan oleh Amerika Serikat (AS) dan sangat membutuhkan kesepakatan tersebut.

Selasa (28/2/2017) para anggota parlemen Eropa menyampaikan keprihatinan mereka, setelah sebuah Subkomisi Urusan HAM Eropa mengunjungi negara berjuluk Vietnam Rose itu. Subkomisi tersebut menilai bahwa perlu diadakan penjajakan lebih jauh mengenai hak politik dan kebebasan berpendapat dan beragama di negara itu.

Ketua subkomisi itu juga mengatakan, bila Vietnam tidak memenuhi persyaratan HAM Eropa, maka perjanjian kesepakatan perdagangan akan sulit diwujudkan. Pemerintah Vietnam belum menanggapi pernyataan yang dilontarkan oleh Ketua subkomisi tersebut. kesepakatan yang ditandatangani pada Desember 2015 dan mulai berlaku tahun depan, serta harus disetujui oleh Parlemen Eropa dan lembaga legislatif negara-negara anggota.

Pada bulan Januari lalu, para legislator Belgia menjabarkan kesepakatan tersebut, banyak pihak meragukan situasi sosial dan ekonomi Vietnam.

Disisi lain, Vietnam adalah anggota Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), yang akan menurunkan tarif impor di Jepang dan AS. Secara sistematis, kesepakatan tersebut tidak lagi berlaku setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS mundur dari kesepakatan tersebut pada Januari 2017. [Did/Kmp/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response