Vampir Listrik Hadir Karena Kebiasaan

 

Matamatanews.com, JAKARTA – Listrik merupakan energi yang sangat dibutuhkan, namun banyak masyarakat yang tidak menyadari kehadiran ‘Vampir listrik’. Vampir listrik yakni alat elektronik yang masih menghisap energi listrik walau sudah dimatikan atau standby power. Akibatnya kita menjadi boros dalam penggunaan energi, serta tagihan listrik menjadi mahal.

Alat-alat elektronik yang disebut vampir listrik yakni, lampu yang terus menyala meski di siang hari, dan peralatan elektronik yang kerap dibiarkan dalam keadaan standby seperti Air Conditioner (AC), televisi, decoder, home theater, dan charger handphone.

Pengamat energi, Aris Yunanto mengatakan, “Banyak yang membiarkan vampir energi di dalam rumah. Misalnya daripada menyalakan lampu pada siang hari, mending buka jendela dan gorden biar terang. AC, TV, stereo set yang standby juga vampir listrik”, ujarnya.

Kebiasaan sederhana bisa menimbulkan vampir listrik, misalnya setelah mengisi baterai hanphone, banyak orang yang tidak mencabut charger dari stop kontak. Padahal, charger yang tidak dicabut bisa memakan listrik 1Watt per jam. "Atau TV yang terus standby, bisa 15 Watt per jam. AC standbyterutama yang paling besar," tutur Aris.

Menyalakan AC pada suhu 16 derajat Celcius juga membuat listrik jadi boros. Normalnya AC di setting pada suhu 24 derajat Celcius, karena setiap penurunan 1 derajat Celcius, konsumsi listri bertambah 6 persen. "Penurunan 1 derajat AC itu menambah listrik 6 persen. Jadi kalau 16 derajat Celcius itu menambah listrik sampai 48 persen. Kenapa nggak menyalakan AC 30 menit sebelum tidur saja? Itu juga sudah membuat kamar sejuk," imbuhnya.

Untuk menghindari vampir energi caranya sangat mudah, rubah kebiasaan-kebiasaan memborokan energi seperti yang dijelaskan diatas. “Semuanya kembali pada kesadaraan kita dalam menggunakan energi”. [Did/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response