Uruguay Buka Kedubes di Indonesia Tahun Depan

 

Matamatanews.com, JAKARTA –Menteri Luar Negeri RI, Retno LP Marsudi menyatakan Uruguay akan membuka kantor kedutaan besar di Jakarta tahun depan. Hal ini disampaikan seusai melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Uruguay Rodolfo Nin Novoa, Selasa (11/10/2016) di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri.

“ Dalam pembicaraan itu, mulai tahun depan Uruguay akan membuka kantor Kedubes di Jakarta. Tentu kami sangat menerima dengan baik hal ini,” ujar Retno dalam konferensi pers.

Menurut Retno, pertemuan kedua negara dilakukan guna memperkuat kerjasama khususnya dalam sektor ekonomi. Selain pejabat tinggi, delegasi Rodolfo terdiri dari para pengusaha Uruguay.

Kunjungan delegasi bisnis Uruguay merupakan bentuk balasan bagi Indonesia kerena beberapa pengusaha kecil dan menengah Indonesia ikut berpartisipasi dalam trade expo Uruguay sejak tahun 2008. Hal ini juga dilakukan guna mendorong kerjasama sektor – sektor antar kedua negara.

“ Kami juga telah sepakat dan menandatangani kerjasama ekonomi dan technical cooperation lainya,” tutur Retno.

Sementara, Menteri Luar Negeri Uruguay menyambut baik keinginan kedua negara untuk mempererat kerjasama disektor ekonomi. Tidak hanya antar pemerintah, ia juga mendorong agar penguatan kerjasama ekonomi bisa dilakukan antar komunitas pengusaha kedua negara.

Rudolfo berharap, penguatan kerjasama ekonomi dapat diperluas ke tahap regional. Kedua negara diharapkan mampu memperkuat kerjasama antar kedua organisasi regional, khususnya terkait free trade area.

“ Sebagai negara yang sama – sama berkembang sangat pesat, kebanggaan bagi Uruguay untuk akhirnya bisa memperkuat hubungan kedua negara setelah 51 tahun hubungan diplomatik kedua negara berjalan,” ujar Rudolfo.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir mengatakan nilai perdagangann kedua negara masih terbilang kecil. Namun banyak potensi ekonomi yang dapat diperoleh dari penguatan kerjasama kedua negara.

“ Pertemuan ini langkah besar khususnya mendorong penguatan kerjasama sektor bisnis bagi kedua negara. Selama ini kerjasama ekonomi antar kedua negara masih terganjal jarak yang cukup jauh. Tapi kami akan kembangkan potensi lainnya,” tutur Arrmanatha. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response