Untuk Hentikan Teroris, DARPA Rencana Gunakan Drone

 

Matamatanews.com,AMERIKA—Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) telah melakukan negosiasi untuk memulai proposal yang mereka sebut sebagai “ Aerial Dragnet.” Saat pemerintah Amerika Serikat sedang mencari cara baru untuk bertahan dari drone musuh. Dinamakan “ Aerial Dragnet “ sistem kemungkinan akan digunakan untuk pengamanan kedua unit militer di lapangan dan daerah metropolitan dari ancaman UAS teroris.

Sistem udara nirawak (UAS) telah lebih mudah tersedia, beberpa lembaga pemerintah semakin peduli dengan kemanan dan kemacetan lalu lintas udara. Unutk mengatasi masalah tersebut, DARPA menjangkau sekitor swasta unutk pengembangan sistem pengawasan udara luas nirawak kecil di wilayah perkotaan besar.

“ Saat ini situs web komersial dapat menampilkan secara real time jalur pesawat yang relatif tinggi dan cepat, pada penerbangan umum dari pesawat kecil hingga yang besar, dalam peta geografis saat mereka terbang di seluruh negera dan dunia.” kata manajer program DARPA, Jeff Krolik. “ Kami ingin memiliki kemampuan yang sama untuk mengidentifikasi dan melacak, sistem udara nirawak yang terbang rendah dan lambat, terutama di lingkungan perkotaan.” ujarnya.

Beberapa tahun terakhir sejumlah proposal telah dibuat untuk melawan drone musuh. Pentagon telah bereksperimen dengan senjata energi yang dapat menjatuhkan UAV dari langit. Salah satu sistem tersebut telah terpasang di kapal USS Ponce.

Perusahaan dirgantara Selex telah mengembangkan sistem pertahanan yang bernama Falcon Shield. Sistem ini menyediakan deteksi ancaman, identifikasi dan kemampuann pelacakan terintegrasi yang memungkinkan Facon Shield untuk beroperasi di lingkungan yang lebih luas hingga pelosok perkotaan. (dit/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response