Unsoed Ikuti Kontes Robot Indonesia 2020

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Tim Robot Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unsoed dengan nama Tim Robot Pemadam Api Berkaki SATRIA ikuti seleksi tahap 2 Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020 secara online di Gedung C Fakultas Teknik Unsoed Kampus Blater Purbalingga, Jumat (25/09/2020). Tim ini dibimbing oleh Priswanto, ST, M.Eng dan Dadang Iskandar, ST, M.Eng. 

"Khusus pada KRI 2020 ini Tim Unsoed hanya mengikuti seleksi 1 divisi saja yakni KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) dengan ketua tim Abu Bakar Ash Shidiq Al Muqayim, "ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Einstein menambahkan proses seleksi lomba KRPAI 2020  berlangsung dalam beberapa tahapan. Pertama, pukul 13.50 hari Jum'at (25/09/2020) mencakup kesiapan robot dan arena dengan melakukan running test, serta pengujian infrastruktur untuk video conference termasuk tata pencahayaan di arena lomba robot (minimal pencahayaan pada lantai arena 300 lux).  Seleksi kedua, akan dilaksanakan pada 05 Oktober 2020.

Ketua Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Unsoed Farida Ariani,SSi.,MT. mengatakan KRI 2020 ini merupakan ajang bergengsi di Indonesia, dimana para mahasiswa saling unjuk kemampuan dalam rancang bangun dan rekayasa di bidang robotika.  

"Kami sangat bangga para mahasiswa bisa berpartisipasi bersama perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Dan kami selalu memberikan support kepada mahasiswa Teknik Elektro Unsoed agar semaksimal mungkin menampilkan karya terbaiknya, "kata Farida.

Pelaksanaan KRPAI

Priswanto mengatakan bahwa gambaran umum saat pelaksanaan Lomba KRPAI (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia) sebagai berikut: sebuah robot berkaki diletakkan disebuah titik start (home) di arena yang mensimulasikan sebuah miniatur gedung terbuat dari kayu berukuran 248 cm x 248 cm x 30 cm yang memiliki 4 buah ruangan. Robot telah diprogram sebelumnya oleh peserta sesuai dengan denah dan rute perjalanan yang diberikan. Ketika diberikan aba-aba start, maka robot, tanpa dikendalikan oleh peserta menuju ke ruangan-ruangan tersebut dan melakukan penyemprotan. 

"Diberikan waktu 5 menit (300 detik) untuk menyemprot 4 ruangan. Setelah keempat ruangan selesai disemprot maka robot akan kembali ke titik home, " ungkapnya.

Adapun Dosen Pembimbing dan Anggota Divisi KRPAI (Robot Pemadam Tapi) tim Unsoed adalah : Priswanto,ST.,M.Eng. dan Dadang Iskandar,ST., M.Eng. (dosen Pembimbing)

Anggota Divisi Pemadam Api terdiri dari:

Ketua Divisi : Abu Bakar Ash Shidiq Al Muqayyim, Sekretaris : Adinda Rizkijati Pangestika, Bendahara 1 : Vita Anjarwati,

Bendahara 2 : Nenshiria Septyaning W, 

Programmer 1 : Syafrudin Rais Akhdan, Programmer 2 : Nur Ardli Rahmat Saputra, Programmer 3 : M Fikra Adzaky, Programmer 4 : M Aryo Putra R, Elektronik 1 : Deo Nathanael Nindyo, Elektronik 2 : Ragil Subekti, Mekanik 1 : Rizky Sepdi Nugroho, Mekanik 2 : Novia Salsabila Safitri.

Divisi Kontes Robot

Priswanto memaparkan bahwa, Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud menyelenggarakan Kontes Robot 2020. Kegiatan KRI 2020 pada masa pandemi berubah konsep, aturan kontes, dan pelaksanaannya. 

KRI yang semula merupakan kegiatan kontes luring (offline di perguruan tinggi host) berubah menjadi kontes daring (online), dengan mempertandingkan 5 (lima) divisi, yaitu:

1. Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI), 

2. Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) Beroda, 

3. Kontes Robot Sepak Bola Indonesia(KRSBI) Humanoid,

4. Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI),

5. Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI).

Lebih lanjut Priswanto menjelaskan, KRI Daring 2020 pada masa pandemi tetap diselenggarakan secara bertahap, dimulai dengan Kontes Tingkat Wilayah yang diselenggarakan di 2 (dua) wilayah. Wilayah I mencakup Indonesia bagian Barat dan Wilayah II mencakup Indonesia bagian Timur. Sejumlah tim terbaik pada Kontes Tingkat Wilayah akan diundang untuk ikut serta pada Kontes Robot Indonesia 2020 Tingkat Nasional. 

"Pada KRI yang dilakukan secara daring ini, tim peserta menampilkan robotnya di kampus masing-masing, yang ditayangkan secara daring melalui mekanisme video conferencing, " ungkapnya.

Tahapan Seleksi Kontes Robot

Priswanto mengatakan, Tahapan Seleksi KRI dilakukan dalam tiga tahap yaitu:

1. Seleksi Tahap Pertama. Merupakan evaluasi administratif. Proposal yang diterima dan disetujui oleh panitia pusat akan diberitahukan kepada calon peserta melalui surat pemberitahuan ke alamat masing-masing PT dan melalui website Panitia pusat sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

2. Seleksi Tahap Kedua. Seleksi Tahap II divisi KRPAI, KRSBI dan KRSBI berupa Evaluasi Kesiapan Tim yang mencakup kesiapan robot, lapangan dan infrastruktur video conferencing pada perguruan tinggi peserta. Tim peserta memperlihatkan robotnya, lapangan kontes, dan infrastuktur lainnya secara daring menggunakan mekanisme 

video conferencing. Hasil evaluasi berupa daftar tim yang dapat bertanding pada Kontes Tingkat Wilayah. Pada divisi KRTMI, seleksi berupa evaluasi Laporan dan Video. Bagi tim KRTMI yang lolos seleksi laporan dan video, akan diundang untuk mengikuti Kontes Tingkat Nasional.

3. Evaluasi Tahap Ketiga dilakukan melalui kontes KRI Tingkat Wilayah yang dilaksanakan dalam dua wilayah, untuk menentukan tim-tim yang akan diundang pada KRI Tingkat Nasional. KRI Tingkat Wilayah diikuti oleh divisi KRPAI, KRSBI,  dan KRST. (hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response