Unsoed dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Sepakati Kerjasama

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Diberbagai negara termasuk Indonesia membutuhkan intelijen yang mampu menganalisa dan memprediksi apapun yang akan terjadi pada masa mendatang. Untuk itu, rasa ingin tahu yang tinggi menjadi salah satu faktor terpenting seorang intel. 

"Jika hal itu dilengkapi dengan ketelitian, keuletan, dan ketangguhan dalam mencari informasi, seorang intel akan mampu mengumpulkan informasi yang banyak dan penting, "ungkap Koordinator Sistem Informasi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) jalin kerjasama, ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak yang masing-masing diwakili oleh Rektor UNSOED Prof.Dr.Ir.Suwarto,MS. dan Wakil Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) Komisaris Besar Polisi Dr.Barito Mulya Ratmono,S.I.K.,M.Si.

Acara penandatanganan MoU dilaksanakan di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat UNSOED, Rabu (8/1/s020) lalu.

Hadir dalam acara tersebut diantaranya Rektor serta para Wakil Rektor, Wakil Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara beserta jajarannya, para ketua Lembaga, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan beserta Kepala Biro PKIH dan Pejabat di Lingkungan Unsoed.

Selain melaksanakan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, Unsoed bersama STIN bekerja sama untuk mendukung pembangunan pendidikan tinggi dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Wakil Gubernur STIN Komisaris Besar Polisi Dr.Barito Mulya Ratmono,S.I.K.,M.Si mengungkapkan bahwa pada kegiatan kerjasama ini dimaksudkan untuk meningkatkan sumberdaya manusia di STIN dan menciptakan suatu perubahan dalam penataan pada Program Studi yang ada pada STIN. 

“Berkaitan dengan kerjasama ini kami mengharapkan adanya pertukaran dosen dan penelitian bersama guna memproduksi pengetahuan yang bisa dipublikasikan dalam bentuk jurnal international maupun nasional, " ungkapnya. 

Dia menambahkan bahwa dalam penelitian bersama ini juga dapat mendukung di antara kedua belah pihak terkait dengan ketahanan pangan (pertanian dan peternakan), ketahanan energi, teknologi, dan sosial.

Rektor UNSOED Prof.Dr.Ir.Suwarto,MS dalam sambutannya menyampaikan terkait dengan fenomena disrupsi, globalisasi, dan digitalisasi yang merupakan perubahan yang sangat luar biasa yang sekarang berlangsung dan berdampak pada kita. Ketiga hal tersebut menurut Rektor bisa kita sikapi sebagai hambatan atau ancaman, namun kita juga dapat memaknainya sebagai sebuah tantangan sekaligus peluang. 

“Kesemua itu membutuhkan kesungguhan dan keseriusan serta satu hal, yakni kita tidak bisa memampukan semuanya sendiri maka dibutuhkan suatu kemitraan strategis dan kebersamaan dalam bingkai penguatan Tridharma Perguruan Tinggi", ungkap Rektor. 

Hal tersebut tambah Rektor sejatinya akan lebih mudah terealisasi bila kita melangkah bersama dengan pihak-pihak yang memiliki kualifikasi, kompetensi, kapasitas, dan integritasnya tidak diragukan lagi untuk memuliakan NKRI yang kita cintai dan jaga ini.

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mengadakan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki pada masing-masing pihak demi kemajuan bersama. Acara penandatanganan kerja sama ini ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama.*(hen/berbagai sumber)

 

redaksi

No comment

Leave a Response