UNJ Selenggarakan Program Hibah Pengabdian 2020

 

Matamatanews.com, JAKARTA - Ditengah pandemi, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali mengadakan program hibah pengabdian 2020, berupa pelatihan online bimbingan kelompok  menggunakan komik untuk guru BK (bimbingan konseling). Pelatihan ini diikuti oleh guru BK SMP dari sepuluh sekolah di Bekasi dan berlangsung sejak bulan Juli sampai Agustus 2020 lalu. 

Ketua pelaksana program Dr.Wirda Hanim, M.psi, menyampaikan, program ini bertujuan melatih keterampilan guru BK SMP dalam melakukan bimbingan kelompok menggunakan komik empati. 

Komik empati sendiri merupakan materi pembelajaran konseling (berbentuk komik digital), didalamnya memuat pesan positif meliputi sikap saling tolong menolong, bertanggung jawab, mudah memaafkan, berani akui kesalahan dan sifat lainnya. 

"Jadi, peserta diberi materi tentang penggunaan komik empati yang sudah kami sediakan. Komik ini berguna untuk melakukan bimbingan kelompok bagi guru BK," terang Dr.Wirda. 

Dr. Wirda menyampaikan, program pelatihan ini menjadi solusi bagi guru BK yang kesulitan memberikan layanan di masa pandemi. 

"Ditengah pandemi ini dimana proses belajar mengajar terbatas, pelatihan penggunaan komik digital sebagai materi pelajaran menjadi solusi guru BK yang kesulitan memberikan layanan," terangnya. 

Pasca pelatihan menurutnya, guru BK lebih  memahami proses layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan komik digital. 

"Materi pelajaran komik digital lebih mudah dipahami oleh para siswa, karena komik layaknya cerita nyata, tidak membosankan dan menarik.Sehingga siswa lebih memahami materi yang disampaikan. Selain itu, komik digital  ini juga sangat mudah diakses melalui platform Webtoon, "tambahnya.

Pelaksana Program Karsih M.Pd  memaparkan program Hibah Pengabdian Fakultas dari UNJ 2020 dimulai sejak bulan Juli hingga Agustus 2020 dan dilaksanakan secara daring, terdiri tiga tahap. 

Pertama, berlangsung pada 9-10 Juli. Di tahap ini, dilakukan orientasi tujuan dan jadwal kegiatan serta penjelasan umum mengenai kegiatan pengabdian melalui daring maksimal selama 2 jam. 

Tahap kedua, diadakan pelatihan media bimbingan kelompok dengan komik, peserta diberi penjelasan prosedur penggunaan media komik dan cara pelaksanaan bimbingan kelompok lewat buku panduan. 

Kemudian tahap tiga berlangsung pada 3-7Agustus 2020. Tahap ini sekaligus penutup dan evaluasi hasil pelatihan. 

Karsih M.Pd menerangkan, indikator keberhasilan program pelatihan ini ada dua. Pertama, perubahan pemahaman dan ketrampilan guru BK mengenai bimbingan kelompok dengan komik.

Kedua adalah perubahan kondisi empati siswa berdasarkan angket EmQue. 

Dari hasil pelatihan yang telah dilaksanakan, Dr. Wirda Hanim, M.psi menyampaikan peserta pelatihan menguasai materi dengan baik. 

"Peserta lebih memahami proses layanan bimbingan kelompok dengan komik digital. Selain itu, siswa antusias mendapatkan materi berupa komik digital. Mereka lebih mudah memahami cerita yang disampaikan di dalam komik karena layaknya cerita nyata, " ungkapnya. 

Setelah pelatihan usai, dilaksanakan evaluasi dan kordinasi. Hal-hal yang belum jelas dikonsultasikan oleh guru BK kepada pengabdi atau rekan yang sudah memahami teknis pelaksanaan praktik lapangan. Peserta juga telah melakukan praktik mandiri. 

Dr. Wirda berharap, program pelatihan bimbingan kelompok menggunakan komik ini kedepan bisa dilaksanakan lebih luas secara nasional, sehingga dimasa mendatang guru BK sudah memiliki bekal layanan daring dan siap dengan segala situasi. (jof)

 

redaksi

No comment

Leave a Response