Ujicoba Rudal Balistik Inggris Bermasalah, Benarkah ?

 

Matamatanews.com, LONDON – Surat kabar Sunday Times melansir bahwa pemerintah Inggris menutupi kegagalan yang dialami saat melakukan ujicoba rudal Trident II D5 pada bulan Juni lalu.

Sunday Times melaporkan bahwa rudal Trident II yang mempunyai kemampuan nuklir, mengalami kegagalan yang mengkhawatirkan saat melakukan ujicoba yang dilepaskan melalui kapal selam Inggris di lepas pantai Florida. Rencananya rudal tersebut ditembakan ke samudera Atlantik, namun rudal tersebut berbelok arah menuju daratan AS yang kemudian meledak di dalam air.

seperti yang dilansir oleh Sputnik News, berdasarkan sumber dari senior Angkatan Laut Inggris mengatakan, “Terdapat kekhawatiran yang cukup serius akibat kegagalan dalam ujicoba peluncuran rudal. Selain itu, tokoh senior militer dan pemerintah sengaja tidak melakukan publikasi terhadap informasi tersebut”.

Ujicoba ini merupakan ujicoba peluncuran rudal balistik yang pertama kali sejak empat tahun terakhir. Sebab dalam setiap pengujian peluncuran rudal Trident menghabiskan biaya sebesar 17 juta poundsterling atau setara dengan USD 21 juta, seperti yang dilansir oleh The Times.

Minggu (22/1/2017), Perdana Menteri Theresa Mei menolak untuk menjelaskan kembali pertanyaan ulang dari BBC terkait kejadian tersebut. Sebelumnya Sunday Times sempat mempertanyakan kepada Mei mengenai kejadian itu. Times mengatakan mengapa ia tidak memberitahu House of Commons terkait kegagalan dalam ujicoba pada saat menjelang pemungutan suara.

Pemungutan suara tersebut dijadwalkan untuk menyediakan dana sebesar 40 miliar poundsterling yang digunakan untuk memperbaharui sistem senjata nuklir strategis berbasis kapal selam.

Sementara itu, Ketua Partai Buruh Kevan Jones mengatakan kepada Times bahwa penangkal nuklir independen Inggris merupakan landasan yang penting untuk pertahanan bangsa, jadi jika ada masalah, seharusnya mereka tidak menutup-nutupi dengan cara seperti ini. (Atep/times/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response