Uber Berencana Kembangkan Taksi Terbang Daring

 

Matamatanews.com, SAN FRANCISCO –Sejak hadir pada 2014 lalu, layanan jasa transportasi berbasis aplikasi teknologi dengan cepat membiak di berbagai kota utama dunia. Beragam inovasi dilakukan setiap perusahaan untuk melayani dan menambah pelanggan setia mereka.

Uber ialah salah satu perusahaan pembuat aplikasi itu yang bermarkas di San Francisco, Amerika Serikat berencana meningkatkan pelayanan dengan membuka jasa transportasi udara.

Seperti dilansir Autoblog, Uber tengah merancang pesawat jenis VTOL (Vertical Take-Off and Landing) untuk mengurangi kemacetan di kota-kota sibuk. Hal itu juga dilakukan untuk meningkatkan nilai efisiensi.

Uber mengatakan layanan tersebut masih dalam tahap konsep. Namun, mereka yakin dapat mewujudkannya dalam waktu yang tidak lama lagi. Pihaknya membayangkan pesawatnya memakai mesin listrik yang tidak berisik dan ramah lingkungan.

Mereka juga membayangkan pesawat tersebut punya kemampuan autopilot untuk mengurangi resiko kesalahan manusia dan nantinya akan akan dibuat juga sarana pengisian ulang baterai di helipad yang telah ada atau tempat parkir khusus untuk pesawat tersebut.

Menurut Jeff Holden, Kepala bagian produksi menyatakan meski semuanya dimungkinkan, banyak juga tantangan yang harus diatasi. Seperti pada pembuatan pesawat, pelatihan pilot, persetujuan regulator dan baterai yang kuat tapi ringan.

“Kendala operasional terbesar menjalankan armada VTOL di perkotaan ialah minimnya lokasi yang pas untuk membangun tempat pendaratan,” ujar Holden.

“Bahkan jika VTOL diizinkan terbang hari ini, banyak kota tidak mempunyai lokasi untuk lepas landas dan mendarat yang layak untuk kendaraan semacam ini beroperasi dalam skala besar,”lanjutnya.

Uber bukanlah perusahaan yang pertama yang mengumumkan rencana untuk mengembangkan taksi di udara. Perusahaan Airbus juga tengah menyiapkan transportasi online (daring) dengan menciptakan taksi terbang yang disebut City Airbus bernama Vahana. Pesawat itu diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat khususnya di udara. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response