Turki Tidak akan Mundur Jika Mesir Ikut Campur di Libya

 

Matamatanews.com,  BEIRUT, LIBANON – Hari Senin (23/6/2020) lalu seperti dikutip Reuters, seorang pejabat Turki yang dikonfirmasi mengatakan bahwa peringatan Mesir untuk ikut campur langsung di Libya tidak akan menghalangi negaranya untuk mendukung sekutu Libya-nya.

"Pernyataan Al-Sisi tidak berdasar . Turki dan Libya tidak akan menyimpang dari tekad mereka," kata pejabat Turki, keberatan disebut namanya seperti dilansir Al-Masdar Nesw (AMN) mengutip Reuters.

“Pemerintah Kesepakatan Nasional, dengan dukungan Turki, terus mempersiapkan diri untuk mengambil kendali atas kota pantai strategis Sirte, yang ditangkap oleh pasukan Khalifa Haftar pada Januari lalu, dan wilayah Al-Jufra ke arah selatan. ”Lanjut pejabat ini

Sementara itu, Fuat Oktay, Wakil Presiden Turki, menunjukkan bahwa "intervensi langsung Mesir tidak akan didukung oleh Aljazair, yang merupakan tetangga lain ke Libya dan akan menempatkan Mesir dalam konfrontasi dengan Turki sebagai anggota NATO."

Ia menambahkan, "Sisi tidak memiliki kekuatan atau keberanian untuk melakukannya."

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengatakan Sabtu lalu bahwa "Kairo memiliki hak yang sah untuk ikut campur di Libya," dan ia memerintahkan tentaranya untuk mempersiapkan misi apa pun di luar negara itu jika perlu.

Seperti diketahui Mesir sebelumnya pernah menyerukan "gencatan senjata di Libya sebagai bagian dari inisiatif baru yang disambut oleh Amerika Serikat, Rusia dan UEA, tetapi Turki menolaknya sebagai upaya untuk menyelamatkan Haftar.". (bar)

redaksi

No comment

Leave a Response