TNI Dan Batan Latihan Simulasi Bersama

 

Matamatanews.com, TANGERANG – Pegawai Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) melakukan simulasi latihan penanggulangan darurat nuklir. Latihan tersebut di ikuti sekitar 1.500 pegawai yang dilakukan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Serpong, Tangerang Selatan, kemarin.

Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Jazi Eko Istianto menerangkan betapa pentingnya simulasi latihan ini diadakan secara rutin untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan tanggap darurat para pegawai di lingkungan Batan. Kemudian, Bapetan berencana untuk menambah skala latihan simulasi kecelakaan nuklir untuk empat tahun mendatang dengan melibatkan masyarakat sekitar.

Selain para pegawai Batan, simulasi tersebut melibatkan 43 personel dari Zeni Nuklir, Biologi, Kimia Direktorat Zeni TNI Angkatan Darat. Latihan simulasi tersebut dilakukan dengan berlatih menyelamatkan diri dan menetralisasi dampak radiasi yang ditimbulkan terhadap peralatan tempur. “Agar kendaraan dan personel tidak terkena dampak radiasi nuklir”, ujar komandan Zeni, Kapten Angga Harinda.

Batan sendiri mempunyai reaktor dengan kapasitas 30 MW yang terletak di kawasan Puspiptek yang diresmikan pada tahun 1987. Reaktor Serbaguna G.A. Siwabessy ini merupakan reaktor riset terbesar di Asia Tenggara, selain untuk penelitian, reaktor ini digunakan untuk memproduksi radioisotop yang berguna untuk kesehatan, pertanian, industri, dan lingkungan. (Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response