Tim Penyidik Telusuri Dugaan BBM Bercampur Air

 

Matamatanews.com, JAKARTA – PT Pertamina menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan tim kepolisian berserta tim pertamina dan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi terkait kasus tercampurnya biosolar dengan air di sejumlah SPBU di Jabodetabek.

Jumat malam lalu, ratusan kendaraan mogok setelah melakukan pengisian solar di SPBU di Plumpang dan Depok. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata biosolar yang di beli konsumen telah tercampur dengan air. Pertamina menduga air dan solar tercampur saat pengiriman komponen bahan baku campuran dari minyak sawit (fatty acid methyl ester/FAME).

Sementara itu, Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan,”Kami belum bisa memastikan sanksi seperti apa dan apa tindakan selanjutnya, karena menunggu hasil pemeriksaan polisi untuk mengetahui sumber masalahnya”.

Guna mencegah pencemaran yang lebih luas, Pertamina telah mengeringkan tangki pendem biosolar yang terdapat di empat SPBU yakni di Cilincing, Cibubur, Depok dan Tangerang. Kemudian biosolar tersebut di kembalikan ke Terminal BBM Plumpang.

Karena masalah tersebut, akhirnya Pertamina menghentikan distribusi biosolar dari terminal Plumpang sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Menurut data dari Pertamina, sejak jumat hingga sabtu pekan lalu terdapat 120 kendaraan yang dilaporkan mogok karena pengisian biosolar yang sudah tercemar dengan air. “Seluruhnya sudah diperbaiki dibengkel dengan menggunakan biaya SPBU tempat konsumen melakukan pengisian bahan bakar biosolar bersama dengan  Pertamina”, ujar Wianda.(Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response