Terkait Pembunuhan Kim Jong-nam Korut Tuding AS Dan Korsel

 

Matamatanews.com, KOREA UTARA -- Korea Utara tuding Amerika Serikat dan Korea Selatan sebagai dalang pembunuhan Kim Jong-nam. Karena, hanya kedua negara itu yang memiliki cadangan racun VX, senjata kimia yang ditemukan di jasad Jong-nam.

PBB menganggap racun VX sebagai senjata penghancur massal, Konvensi Senjata Kimia 1997 pun melarang kepemilikan racun tersebut, kecuali untuk keperluan riset atau medis.

Dalam pemberitaan kantor berita Korut, KCNA, Kamis (02/03/2017) menyatakan hampir semua negara sudah tidak mempunyai racun tersebut karena konvensi yang melarang senjata kimia, tapi hanya AS dan sejumlah negara lain yang memilikinya. AS memperkenalkan Korsel semua jenis senjata kimia.

Sebelumnya, Korsel dan AS tengah menuding bahwa Korut ialah dalang pembunuhan Jong-nam yang tewas karena diracun dengan racun VX. Namun, Korut menganggap tuduhan tersebut tidak memiliki dasar.

Korut juga menyampaikan kecurigaan atas laporan temuan racun VX tersebut. Pasalnya, racun sekeras itu seharusnya membawa dampak kesehatan pada orang di sekitar lokasi racun tersebut.

“Media dunia mengatakan jika komponen VX ditemukan di mata dan bibir Jong-nam, seharusnya ambulans yang membawanya dan polisi yang menjaganya terpapar racun serta bandara juga seharusnya ditutup, tapi tetap buka,” dikutip KCNA.

Sebelumnya, Malaysia juga didesak Duta Besar Inggris untuk PBB, Matthew Rycroft, untuk membuka bukti temuan mereka ke Dewan Keamanan jika memang benar ada racun VX agar dapat disikapi bersama.

Keberadaan racun ini memicu kekhawatiran PBB karena dampak yang ditimbulkan dapat menghabisi nyawa seseorang dalam hitungan menit setelah terpapar.

Penyelidikan kematian Jong-nam ini masih terus berlanjut dan otoritas Malaysia sudah menahan empat orang yakni dua perempuan yang diduga membunuh Jong-nam, seorang warga Malaysia dan Korea Utara. Otoritas juga masih memburu tujuh orang lainnya. Salah satu di antaranya ialah diplomat senior yang menjabat sebagai Sekretaris Kedua di Kedutaan Besar Korut di Kuala Lumpur. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response