Tentara Suriah Bantah Lakukan Serangan Kimia

 

Matamata.com,SURIAH—Tentara Suriah membantah tudingan bahwa pasukannya lakukan serangan kimia di area militan Aleppo baru – baru ini. Rabu (7/9/2016), Obervatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan satu orang tewas dan puluhan lainnya menderita sesak nafas dalam serangan kimia yang diduga dilakukan oleh tentara Suriah terhadap lingkungan Sukkari di Aleppo timur, Selasa (6/9/2016).

Selain itu yang disebut Suriah Pertahanan Sipil, yang beroperasi di daerah militan mengklaim bahwa helikopter tentara Suriah menjatuhkan bom barel berisi klorin. Sumber militer Suriah mengatakan bahwa klaim tersebut hanya bertujuan untuk mengalihkan perhatian publik dari kemunduran militan yang telah menderita.

Beberapa tahun terakhir kota Aleppo telah dibagi antara pasukan pemerintah dan pasukan militer. Pasukan tentara berada di tengah – tengah operasi besar untuk membebaskan area militan di provinsi Aleppo. The Daesh Takfiri teroris dan kelompok militan lainnya memiliki catatan sejarah melakukan serangan kimia terhadap warga sipil serta pasukan pemerintah di Aleppo dan Irak. Serangan teroris pada 18 Agustus 2016 yang menembakkan peluru mortir gas mustard pada lingkungan yang dikontrol penerintah Aleppo, melukai sekitar 20 orang.

Rusia pada awal bulan lalu mengatakan Harakat Nour al-Din al-Zenki kelompok militan yang dianggap oleh Amerika Serikat sebagai “oposisi moderat,” meluncurkan bahan beracun dari Sukkari menuju bagian timur Aleppo yang menewaskan tujuh orang dan sekitar 20 orang terluka. Dan pada 7 April 2016, saat Daes melakukan serangan kimia terhadap anggota Rakyat Kurdi Unit Perlindungan (YPG) di lingkungan Sheikh Maqsood dari Aleppo.

Suriah-American Medical Society mengatakan Daes telah melakukan lebih dari 160 serangan melibatkan “Agen beracun seperti sari, klorin, dan gas mustard” sejak awal konflik di Suriah pada tahun 2011, yang menewaskan lebih dari 1.490 orang dalam serangan kimia. (aditia/GS/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response