Tentara AS Dan ISIS Rencanakan Serangan Ke Pasukan Pemerintah

 

Matamatanews.com, AMERIKA SERIKAT – Tentara AS dinyatakan telah bergabung dengan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS). Hal ini diungkap oleh Biro Penyelidik Federal (FBI) yang mengatakan bahwa ada seorang tentara aktif Amerika Serikat yang menyatakan janji setia terhadap ISIS. Berbagai bukti telah didapat oleh FBI yang menunjukkan bahwa tentara tersebut terbukti ikut serta dalam berbagai hal dengan kelompok itu.

Seperti dilansir dari AP News, Senin (11/07/2017), pihak FBI menyatakan bahwa, “Dia juga mengatakan inggin menggunakan senapannya untuk membunuh sekelompok orang”. Tentara berpangkat sersan satu itu terindetifikasi dengan nama Ikaika Kang, ia merupakan tentara Angkatan Darat AS berbasis di Hawai. Kang muncul pertama kali setelah kasus yang menjeratnya menjadi pembicaraan di Pengadilan Federal Honolulu.

Dirinya ditangkap Sabtu lalu atas tuduhan terorisme, dalam tuduhan tersebut menunjukkan Kang pernah menyalin dokumen rahasia militer dan hendak memberikannya kepada organisasi tersebut pada 2015 silam. Kang juga dengan sukarela mengucapkan janji setia terhadap pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi disebuah rumah di Honolulu. Dirumah itu Kang bertemu dengan salah satu anggota dan mereka membuat video pelatihan tempur yang diyakini akan dibawa ke Timur Tengah sebagai persiapan melawan pasukan AS.

Selain itu, Kang juga disinyalir membeli pesawat tak berawak untuk membantu ISIS menghindar dari serbuan tank AS.

Agen khusus FBI yang bertanggung jawab atas biro Hawaii, Paul Delacourt mengatakan,”Kang memberikan dokumen militer kepada orang yang dipercaya bisa menyampaikannya ke ISIS. Namun tidak ada satu pun dari mereka yang masuk ke organisasi tersebut,” katanya.

“FBI percaya dia merupakan aktor tunggal dan tidak berafiliasi dengan siapapun yang menimbulkan ancaman,” sambungnya.

Sementara itu, kuasa hukum Kang, Birney Bervar mengatakan bahwa kliennya itu menderita masalah kesehatan mental yang diketahui pemerintah. Namun, tidak diberi pelayanan khusus untuk pengobatan. Orang-orang disekitar Kang terkejut mengetahui bahwa dirinya terlibat dalam kelompok teroris, pasalnya Kang dikenal sebagai orang yang pendiam.

“Dia tidak pernah membuat masalah. Berita ini sangat mengejutkan bagi saya,” ungkap manajer di kompleks kondominium Kang di Waiphu. [Did/MD/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response