Taliban Bebaskan Tentara dan Warga Sipil Amerika Serikat

 

Matamatanews.com, KABUL—Hari Senin (19/9/2022) kemarin, seorang veteran angkatan laut Amerika Serikat yang ditahan sejak 2020 dibebaskan Taliban, termasuk Mark Frerich, insinyur sipil yang bekerja di proyek konstruksi Afghanistan ketika ia disandera.Pembebasan itu merupakan imbalan atas pembebasan seorang tokoh senior Taliban Haji Bashar Noorzai pada Senin kemarin  yang menjalani tahanan di kamp Teluk Guantanamo selama 17 tahun.

Seperti diketahui, Amerika Serikat adalah sekutu utama Taliban yang berperan besar dalam menggulingkan presiden Ashraf Ghani pada pertengahan Agustus 2021 lalu.Dan pada akhirnya, ketika seorang tokoh senior Taliban dibebaskan dari penjara di Teluk Guantanamo, Taliban menepati janjinya dengan membebaskan seorang tahanan militer dan warga sipil, Mark Frerich.

“Setelah negosiasi panjang, warga negara Amerika Serikat Mark Frerichs diserahkan kepada delegasi Amerika dan delegasi itu diserahkan (Bashar Noorzai) kepada kami hari ini di bandara Kabul,” kata Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi dalam jumpa persnya kemarin seperti dikutip Pakistan Today dari kantor berita Perancis, AFP.

“Kami senang bahwa di Bandara Internasional Kabul, di ibu kota Afghanistan, kami menyaksikan upacara yang luar biasa dari salah satu rekan senegara kami yang kembali ke rumah.”

Noorzai disambut dengan gegap gempita sebagai pahlawan oleh pemerintah Imarah Islam Afghanistan (IEA) yang baru. Berbagai foto menunjukkan ia disambut oleh tentara Taliban yang bertopeng dengan membawa karangan bunga.

“Jika IEA tidak menunjukkan tekad yang kuat, saya tidak akan berada di sini hari ini,” kata Noorzai kepada wartawan dalam konferensi pers.

“Pembebasan saya dengan imbalan seorang Amerika akan menjadi sumber perdamaian antara Afghanistan dan Amerika.”

Noorzai adalah narapidana Afghanistan kedua yang dibebaskan oleh Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir. Pada bulan Juni lalu, Assadullah Haroon dibebaskan setelah 15 tahun ditahan di penjara Teluk Guantanamo.

Haroon dituduh memiliki hubungan dengan Al-Qaeda tetapi mendekam tanpa dakwaan selama bertahun-tahun di pusat penahanan Amerika Serikat di Kuba, setelah penangkapannya pada 2006 saat bekerja sebagai pedagang madu.

Dia tidak dibebaskan berdasarkan ketentuan kesepakatan dengan Taliban.
Analis keamanan Afghanistan Hekmatullah Hekmat mengatakan pembebasan Noorzai adalah "prestasi besar" bagi penguasa baru Kabul.

“Taliban dapat memberi tahu prajurit mereka dan warga Afghanistan bahwa mereka dapat membawa kembali orang-orang mereka yang ditahan oleh kelompok oposisi,” katanya kepada AFP.

Muttaqi mengatakan kepulangan Noorzai menandai awal dari "babak baru" dalam hubungan antara Afghanistan dan Amerika Serikat.(cam)

 

 

 

 

 

 

-

redaksi

No comment

Leave a Response