Setelah Ditangkap di Bolivia, Federico Fagioli Dibebaskan

 

Matamatanews.com, BUENOS AIRES—Seperti dilansir teleSUR.english.HD dan LV12, anggota Anggota parlemen Federico Fagioli, yang merupakan bagian dari delegasi Argentina untuk mengamati pemilihan presiden di Bolivia, dibebaskan pada hari Sabtu (17/10/2020) kemarin, beberapa jam setelah ditahan setibanya di bandara di El Alto.Kini Fagioli, aman di kedutaan Argentina di La Paz setelah dianiaya oleh polisi Bolivia.

Di media sosial sejumlah tokoh politik mengecam penangkapan Fagioli dan penganiayaan yang dilakukan terhadap delegasi yang diundang untuk mengamati pemilihan Bolivia.

"Legislator Argentina dianiaya ketika mereka tiba di La Paz untuk memenuhi tugas mereka sebagai pengamat pemilihan Minggu depan. Ini adalah tanggung jawab langsung pemimpin rezim kelahiran de kudeta Jeanine Añez untuk menjaga integritas delegasi kami," cuit presiden Alberto Fernandez.

"Pemerintah Argentina menuntut rezim kelahiran kudeta Jeanine Añez bertanggung jawab atas penahanan ilegal anggota parlemen Federico Fagioli, yang melakukan perjalanan ke Bolivia untuk mengamati pemilu mendatang."

dalam dialog dari Kedutaan Besar Argentina di La Paz, Fagioli mengatakan bahwa “pada dasarnya mereka menuduh bahwa saya pernah berada di Bolivia November lalu dan bahwa saya telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, tetapi kenyataannya saya datang dengan komisi Perdamaian yang datang untuk melakukan wawancara dengan orang-orang dan organisasi hak asasi manusia untuk membuat laporan tentang situasi ” .

“Kemarin, pemerintah de facto tidak ingin saya masuk Bolivia meskipun menjadi bagian dari delegasi legislator Argentina diundang untuk menyaksikan pemilihan besok, dan pada satu titik saya curiga mereka ingin menculik saya, karena mereka mencoba memasukkan saya ke dalam mobil van tidak resmi di bandara La Paz, ” kata Federico Fagioli dalam dialog dengan Radio Nacional.

Pada Jumat malam, polisi Bolivia menahan Fagioli di terminal udara, meskipun dia dan rekan-rekannya telah melewati pemeriksaan imigrasi di Cochabamba.

Staf Migrasi Bolivia menahan perwakilan dari Front Semua Partai Federico Fagioli, menuduhnya telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Anggota parlemen Leonardo Grosso, Guillermo Snopek, Paula Penacca, dan Federico Fagioli diundang sebagai pengamat yang mewakili Argentina ke pemilihan Bolivia.(esma/berbagai sumber)

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response