Selain Plat “F”, Ojek Online Dilarang Beroperasi Di Daerah Bogor

 

Matamatanews.com, CIBINONG – Pengemudi ojek online selain plat “F”,  kini tidak bisa melenggang bebas memasuki wilayah Bogor. Aturan ini sudah resmi berlaku di wilayah Kabupaten Bogor. Dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 27 tahun 2017 itu melarang ojek online dengan plat nomor diluar daerah beroperasi di Bogor. Hal ini dijelaskan oleh Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Dudi Rukmayadi yang menyatakan bahwa Perbup ini sudah diberlakukan sejak 3 April 2017.

Ada point penting yang dianggap penting dalam Perbup yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi yakni, wilayah operasional, sanksi administrasi, titik keberangkatan, dan pembatasan wilayah.

Senin (10/4/2017), Dudi mengatakan pada awak media bahwa, "Isi Perbup ini disamakan dengan daerah yang bertetangga dengan Kabupaten Bogor, agar tidak ada yang bertentangan dalam menerapkan aturan," tuturnya.

Menurut Dudi, angkutan online roda dua yang saat ini beroperasi di wilayah Bogor, baik di kota maupun kabupaten dilarang berplat nomor diluar daerah Bogor. "Kalau KTP driver ojek online sih selama masih warga Indonesia boleh saja, tapi untuk domisili STNK-nya harus berplat F," terangnya.

Dudi juga menegaskan, jika masih ditemukan ojek online berplat nomor luar daerah Bogor yang beroperasi di Bogor maka akan dikenakan sanksi berupa adminstrasi.

"Sekarang ini masih tahapan sosialisasi selama satu bulan kedepan, jika sudah efektif kami bisa melakukan penindakan jika ditemukan ada pelanggaran," tandasnya. [Did/Trb/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response