Sebanyak 116 Sertifikat PTSL 2020 Desa Jalatunda Diserahkan

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Kantor Pertanahan Kab. Banjarnegara menyerahkan 116 Sertifikat Hak Atas Tanah di Desa Jalatunda, Kec.Mandiraja pada Selasa (23/06/2020) pagi. Penyerahan sertifikat tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja dihadiri oleh Camat Mandiraja Paryono, Bhabinkamtibmas Bripka Eko Subagyo, Babinsa Sertu Sujadi, Ketua Tim IV PTSL 2020 BPN Banjarnegara Cholis Narjanto A.Ptnh bersama Tim IV, Satam selaku Kades Jalatunda, Panitia Desa dan Warga Desa Jalatunda.

Deni selaku ketua panitia PTSL Desa Jalatunda menyatakan, sampai saat ini sudah terukur 3.331 bidang atau 27 blok, sedangkan yang belum terukur ada 3 blok dari 30 blok. Untuk target pendaftatan sertifikat tahun ini menurutnya ada 1.830 bidang, sementara untuk target peta bidang tanah 2.571 PBT. 

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pendaftar atas kerjasamanya, apabila dalam proses pengurusan ada hal yang kurang berkenan kami atas nama panitia mohon maaf sebesar besarnya," kata Deni.

“Panjenengan daftar sertifikat sampun dangu nopo dereng? Sampun nggih. Perlu proses, perlu pemahaman bapak ibu sekalian. Ini merupakan kerja keras di bidang pelayanan masyarakat, khususnya di bidang pertanahan. Saya ucapkan terima kasih kepada Tim BPN Banjarnegara dan Tim Panitia Desa," kata Kades Jalatunda dalam sambutannya.

Dalam situasi pandemi, penyerahan sertifikat dilaksanakan dengan menggunakan dan  mengikuti ketentuan protap Covid 19. Para peserta penerima sertifikat duwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk ke aula Balai Desa Jalatunda.

Dalam sambutannya Camat Mandiraja menyampaikan, pihaknya mengapresiasi warga Desa Jalatunda yang telah mendaftarkan tanahnya untuk di sertifikatkan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada BPN Banjarnegara yang sudah memfasilitasi, sehingga warga Desa Jalatunda bisa memiliki sertifikat dengan biaya yang sangat murah. Tadi telah disampaikan oleh pak kades bahwasanya untuk mendaftarkan secara mandiri, paling tidak mengeluarkan biaya sampai 5 juta, tetapi ini hanya 350 ribu rupiah dan sertifikat ini adalah jaminan kepastian hukum, " kata Camat Mandiraja. 

Ketua Tim IV PTSL 2020 BPN Banjarnegara Cholis Narjanto mengungkapkan, terkait kegiatan ini, untuk PTSL semua bidang tanah di ukur berbeda dengan Prona. 

"Kami luruskan image yang beredar di masyarakat bahwa kegiatan ini gratis, untuk kegiatan ini sebagian biaya dibantu oleh pemerintah, jadi nggak gratis. Kalo dibantu kan njenengan masih punya kewajiban. Ada 5 kegiatan yang dibantu pemerintah yaitu biaya pendaftaran, Biaya Pengukuran, Biaya Panitia A, Biaya Transport, Akomodasi dan Konsumsi Pengkuran Panitia A, " kata Cholis.

“Setelah njenengan terima sertifikat ini tolong di cek kembali tanggal lahir, gambar bidang dan nomor hak milik, " imbuhnya.(Nusa,hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response