Satgas: Do’a Berperan Penting pada ke Bakaran Hutan

 

Matamatanews.com, PALEMBANG—Satgas doa ikut berperanpenting dalam mencegah kebakaran hutan di Sumatera Selatan (sumsel) ini terbukti kejadian kebakaran hutan di sumsel turun drastis dibanding tahun lalu kata Kolonel .Inf.Sony Harsono ketua dansatgas kebakaran hutan, terungkapnya perihal itu saat acara siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan di provinsi sumsel Th 2019 di gedung BadanPenanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Selasa (13/8/2019).

Satgas ini tugasnya berdo’a pada tuhan dan sosialisasi pada masjid atau rumah rumah ibadah lain. Kami punya keyakinan bahwa Tuhanlah yang dapat menurunkan kan hujan oleh karenanya pada tahun 2019 ini satgas itu kita bentuk "kata Kolonel Inf Soni Harsono  pada acara Siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan di provinsi sumsel. tahun 2019.

Kol.Inf. Sony Harsono Tanggap Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan Dan Lahan, juga mengatakan bahwa lwilayah Provinsi Sumsel yang terdiri dari hutan serta Lahan gambut yang mengakibatkan terjadinya titik api yang agak sulit dipadamkan, akan tetapi satgas berusaha semaksimal mungkin dalam mengatasi Kebakaran hutan. Titik api yang ada di Sumsel ini atau hot spot sekarang ini kurang lebih 502 hektar, tersebar di beberapa daerah yaitu , OKI, OKU, Banyu asin, dan Musi Banyuasin, semua berharap tidak terjadi kebakaran hutan berikutnya.

Lebih lanjut Sony mengatakan Tindakan tegas telah dilakukan oleh TNI dan Polri terhadap oknum pelaku pembakaran, baik perorangan ataupun perusahaan yang melakukan pembakaran, dan satgas pun memberikan ancaman tegas kepada oknum pembakaran "tembak di tempat bila perlu, tegasnya.

Disamping itu Sony juga mengatakan peralatan yang disediakan dari BPPD Provinsi Sumatera Selatan dalam mengatasi Kebakaran, berdasarkan Penjelasan  Anshori Kabid Penanganan Darurat BPBD , meliputi 6 Helikopter water booming, 1 Helikopter Patroli, dan 1 pesawat cesna untuk patroli dalam memantau titik api atau hot spot dilapangan, walaupun sebenarnya ini masih dirasakan kurang, akan tetapi ini sudah cukup untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Sumatera Selatan.

Sementara itu  Kabaharkam Komjen  Pol Drs. Condro Kirono, MM, M.Hum, bahwa dirinya selaku Kabaharkam melakukan supervisi pengawasan terhadap permasalahan yang terjadi dilapangan akan Kebakaran Hutan, beliau menyarankan kepada seluruh petugas, TNI, Polri dan pemerintah serta masyarakat berperan serta aktif dalam mengatasi kebakaran hutan dan menindak tegas terhadap Pelaku pembakaran dan sebaliknya kita pun harus mengapresiasi bagi para petugas yang berjasa mengatasi kebakaran hutan itu  sendiri.(Ibrahim abadui)

 

redaksi

No comment

Leave a Response