Rusia Kembangkan Rudal Oniks-M

 

Matamatanews.com, JAKARTA—Rudal itu dilengkapi dengan sistem kontrol yang ditingkatkan dan akan mampu menyerang target angkatan laut dan darat dengan akurasi yang lebih besar, kata sumber itu.Research and Production Association of Machine-Building Rusia telah mengembangkan varian terbaru dari rudal anti-kapal Oniks dan kali ini benar-benar akan mengalami peningkatan yang sangat dramatis.

Rudal itu dilengkapi dengan sistem kontrol yang ditingkatkan dan akan mampu menyerang target angkatan laut dan darat dengan akurasi yang lebih besar, kata sumber itu.Research and Production Association of Machine-Building Rusia telah mengembangkan varian terbaru dari rudal anti-kapal Oniks dan kali ini benar-benar akan mengalami peningkatan yang sangat dramatis.

Menurut sumber itu, rudal yang ditingkatkan, seperti versi Oniks dasar, mampu membawa hulu ledak konvensional dan nuklir. Oniks-M memiliki kecepatan maksimum dan juga bobot serta dimensi yang mirip dengan versi dasar.

Research and Production Association of Machine-Building  yang mengembangkan rudal Oniks menolak mengomentari informasi yang diberikan oleh sumber. Perusahaan ini sebelumnya juga meluncurkan rencana untuk meningkatkan karakteristik rudal Oniks tetapi tidak memberikan rincian. Namun rudal yang dikembangkan masih sebatas anti-kapal, tidak untuk serangan darat.

“Ya, kami mengusulkan peningkatan karakteristik penerbangan rudal Oniks untuk meningkatkan efisiensi sistem anti-kapal ini,” kata juru bicara perusahaan kepada TASS pada 13 September.

Menurut data produsen, versi ekspor rudal Oniks yang dikenal sebagai Yakhont memiliki kemampuan jangkauan 300km. Rudal itu dapat mengembangkan kecepatan 2,5 Mach pada ketinggian tinggi dan hulu ledak konvensionalnya berbobot 250 kg.

Pekerjaan pada sistem anti-kapal P-800 dengan rudal Oniks dimulai pada tahun 1982 dan mulai beroperasi pada tahun 2002. Rusia memasang sistem rudal ini di kapal permukaan dan kapal selamnya. Salah satunya kapal selam Project 885 Severodvinsk membawa rudal ini. Oniks juga telah digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan rudal jelajah Rusia-India BrahMos.(c/jt)

 

redaksi

No comment

Leave a Response