Rosmah Mansor Bebas Dengan Jaminan Rp 7 Miliar lebih

 

Matamatanews.com, KUALA LUMPUR—Rosmah Mansor , istri mantan Perdana  Menteri Malaysia Najib Razak akhirnya bebas dari tahanan dengan membayar jaminan sebesar dua juta ringgit atau setara Rp 7,3 miliar setelah dijatuhi 17 dakwaan pada Kamis (4/10/2018) kemarin.

Hakim Azura Alwi menetapkan uang jaminan tersebut setelah mendengar argumentasi dari jaksa penuntut, Gopal Sri Ram, dan pengaraca Rosman Mansor, K Kumaraendran, serta Geethan Ram Vincent dalam sidang pembacaan dakwaan.

Rosmah ditunutt di bawah Undang-Undang Anti-Pencucian Uang dan Anti Korupsi serta Undang-Undang Komisi  Anti Korupsi Malaysia (MACC). Rosmah diduga menerima dana 7 juta ringgit hasil pencucian.Ini merupakan pertama kali dalam sejarah malaysia, bahwa istri seorang mantan perdana menteri menghadapi tuntutan.

Awalnya jaksa Gopal Sri Ram meminta jaminan 10 juta ringgit atau setara Rp 35 miliar lebih, tapi tim pengacara meminta 250 ribu ringgit atau sekitar Rp 875 juta. “Tujuan jaminan ini untuk menjamin kehadiran dan tidak harus dihukum,” kata Geethan. “Dia istri mantan perdana menteri yang telah tiga kali dipanggil Komisi Anti-Korupsi Malaysia.Setiap kali dipanggil tidak pernah mangkir.”

Jaksa penuntut utama Gopal Sri Ram mengatakan, kepada pengadilan bahwa Rosmah telah mendekati saksi untuk memberikan pernyataan yang meringankannya. Ia meminta pengadilan agar Rosmah tak diizinkan menghubungi saksi. “Ada bahaya nyata saksi yang dirusak,” ucapnya seperti dilansir Al jazeera.

Gopal juga meminta Rosmah menyerahkan paspornya dan berjanji “tak mendekati saksi untuk meminta membuat pernyataan yang menguntungkan dirinya,” Pengacara Rosmah kemudian meminta jaminan diturunkan menjadi 250 ribu ringgit dengan alasan penyerahkan paspor saja seharusnya sudah cukup untuk mengurangi beban.

Nama Rosmah turut  terpapar dalam pusaran kasus megakorupsi 1MDB yang terlebih dulu menjerat suaminya, Najib Razak, yang akhir September lalu telah menjalani persidangan. Dalam persidangan tersebut Najib mengaku tidak bersalah meski menghadapi 21 dakwaan tindak pencucian uang di bawah Undang-Udang Anti – Pencucian Uang dan Anti-Korupsi  serta Undang-Undang Komisi Anti-Korupsi Malaysia.

Hakim Azura  menetapkan jaminan 2 juta ringgit dengan rincian 500 ribu ringgit (Rp 1,75 miliar) harus dibayarkan langsung, dan sisanya dibayar pada 11 Oktober 2018 mendatang. Dalam sidang kemarin, Rosmah dituduh dengan 17 dakwaan pasal pencucian uang terkait 1MDB dana yang diterima ke rekeningnya  sekitar 14 juta ringgit atau setara Rp 49 miliar. Ia juga dituding terlibat dugaan pelanggaran pajak.

“Pelanggaran yang dituduhkan kepada terdakwa serius,” jelas jaksa Gopal.Jika terbukti bersalah, Rosmah akan menghadapi vonis penjara antara lima dan 15 tahun serta denda 5 juta ringgit atau lebih. Dia dijerat berdasarkan Pasal 4 (1) Undang-Undang anti-Pencucian Uang, Pendanaan Terorismes dan Hasil dari Kegiataan yang Melanggar Hukum.Sejauh ini Rosmah mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut.

Media lokal Malaysia, Malaysiakini. com, melaporkan sedikitnya ada 30 orang pendukung Rosmah yang hadir di kompleks Pengadilan Kuala Lumpur sejak Kamis pagi waktu setempat. Rosmah sempat melambaikan tangannya ke arah para pendukungnya itu. “Saya menyayangi kalian,” imbuh Rosmah sembari berterima kasih kepada para pendukungnya.

Rosmah, yang tampak memakai baju kurung warna jingga dengan kerudung warna senada, mengucapkan hal itu dengan senyum. Rosmah dilaporkan meninggalkan pengadilan bersamasama dengan suaminya, Najib, yang juga kembali disidang pada Kamis ini.

Najib dan Rosmah tidak berkomentar apa pun saat ditanya oleh wartawan setempat. Persidangan selanjutnya untuk kasus Rosmah dijadwalkan digelar pada 8 November mendatang. (Bar/AFP/KJ/KT/Rep/berbagai sumber)

 

sam

No comment

Leave a Response