Renovasi Pasar Jawar Diharapkan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Blederan

 

Matamatanews.com, MOJOTENGAH –"Desa Wisata Sayur dan Desa Proklim" itulah julukan yang melekat saat ini untuk Desa Blederan Kec.Mojotengah Kab.Wonosobo ini. Tak dipungkiri dengan ketersedianya sumber daya alam dibarengi keuletan sebagian besar masyarakatnya desa ini mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional. Dengan predikat itulah desa yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ini tengah berbenah memperbaiki prasarana yang ada. Salah satu aset desa yang sedang dibenahi berupa Pasar Jawar, pasar tradisional yang keberadaannya sudah lama di Desa Blederan ini.

Menurut tokoh masyarakat yang juga Kades Blederan HM.Mutaqin, pemdes Blederan mempunyai hak milik berupa lahan yang saat ini ditempati untuk  pasar Jawar. Adapun bangunan kios dan los menurutnya adalah hak milik para pedagang itu sendiri.

"Sejak Pasar Jawar menempati lokasi yang sekarang sekitar tahun 1994 an, belum pernah dilakukan renovasi baik kios maupun los pasarnya. Untuk perbaikan yang pernah dilakukan berupa  pembangunan gorong gorong di dalam pasar dan "senderan" halaman pasar, " kata Mutaqin kepada Matamatanews.com.

Mutaqin menambahkan awalnya terlebih dahulu diadakan pertemuan dalam hal penggalian gagasan antara pedagang dan pemdes beserta kelembagaan desa, hingga diperoleh kesimpulan bahwa kondisi los dan kios sudah saatnya di lakukan renovasi secara bertahap. 

"Dalam rangka untuk peningkatan PADes maka perlu dibangun kios kios yang notabenenya hak milik Pemdes Blederan, sehingga diharapkan pemasukan ke kas desa akan bertambah. Bukan hanya kios di tetapi juga kantor pasar/bumdes juga dibangun. Untuk tahap awal dibangun 3 unit kios, kantor pasar/bumdes, tempat sholat dan kamar mandi/WC. Untuk tahap kedua akan dibangun 4 kios dan gapura pintu masuk pasar desa, sehingga keamanan lebih terjamin, " tambahnya.

Disinggung mengenai sumber dana yang digunakan HM.Mutaqin menjelaskan sumber dana pembanguan kios kios hak milik desa berasal dari APBDes dan dari hasil retribusi pedagang pasar. Untuk pemanfaatan kios menurutnya dengan sistem sewa dan hasilnya digunakan untuk pengembangan pasar desa itu sendiri.

"Jumlah pedagang di pasar Jawar ada 88 orang mereka berasal dari desa Blederan sekitar 15 orang dan sisanya dari luar desa Blederan yakni Kec. Mojotengah, Kec Garung dan Kec. Wonosobo Kab Wonosobo. Kita mengembangkan pasar secara mandiri, setiap Retribusi dari pasar masuk ke APBDes. Insya Allah kita punya 8 kios yang kesemuanya merupakan hak milik desa, " imbuhnya.

"Pasar desa ini adalah bagian dari  unit bumdes "Cipta Karya Mandiri" Kami sangat berharap pendapatan asli desa akan meningkat sehingga kegiatan pembanguan lancar dan tidak hanya mengandalkan bantuan. Masyarakat desa Blederan bisa ambil bagian dari adanya pasar desa ini sehingga kesejahtaraan masyarakat bisa meningkat, " pungkasnya.*(hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response