"RABU" Cerpen Kisah Perjuangan Penyintas Sindrom Sjogren, Segera Diluncurkan

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Nama Waringit Dri Atmoko atau yang dikenal dengan nama Yongki AFI mungkin tak asing lagi di telinga kita. Di sela sela kesibukannya sebagai dokter spesialis, jebolan kontestan pencarian bakat ini menyempatkan waktunya untuk berjamaah di Masjid Agung Baitussalam Purwokerto. Selepas dari SMA Negeri 1 Purwokerto Yongki melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, kemudian mengambil Spesialis Penyakit Dalam dan Magister Kesehatan di UNS Surakarta. Mieke Utami, orang tua Yongki saat ini adalah Ketua Bidang Wanita Masjid Agung Baitussalam/MAB dan drg.Soewardo,HS. sebagai Pembina Yayasan MAB.

Humas Masjid Agung Baitussalam Purwokerto H.Einstein menjelaskan saat ini dr.Warigit Dri Atmoko,SpPD.M.Kes. atau disapa dr.Yongki bekerja di RS. Tri Harsi Solo, RS. JIH Solo, dan RSI. Sultan Agung Semarang. 

"Walaupun di luar kota, dr.Yongki masih datang ke Masjid Agung Baitussalam, Purwokerto untuk itikaf bersama orang tuanya dan ceramah seputar penyakit dalam. Di TV ONE dr.Yongki juga mengisi acara Ayo Hidup Sehat," kata Einstein.

Saat ini dr.Yongki menjabat sebagai Ketua Yayasan Sjogren Syndrome Indonesia (YASSI) sebagai perwakilan resmi di dunia. 

Mike Utami menjelaskan kaitan dengan aktivitas putranya di YASSI, rencananya akan diterbitkan cerpen berjudul RABU. 

"Cerpen ini bercerita tentang kisah perjuangan hidup seorang penyintas Sindrom Sjögren bernama Rania. yang ditulis oleh seorang penyintas autoimun bernama Hindayatus Sokhifah dan ide cerita dari Yongki. Di dalam cerpen tersebut ada 7 bab, dimana masing-masing bab ada lagunya sendiri-sendiri," kata Mieke. 

Mieke menambahkan, launching lagu yang pertama berjudul RABU (Rasa Yang Belum Usai) pada tanggal 24 Maret 2021 pukul 19.00 WIB, di Solo secara "live" di YouTube Channel RS. Triharsi Solo dan live instagram @harrishotelsolo. Pada acara tersebut di sediakan banyak door prize / give away seperti free room di hotel, free member gym, voucher makan, kaos, tumbler, mug, dan lainnya.

"Untuk lagu kedua/bab kedua berjudul SKHT (Secangkir Kopi Hangat) akan direlease pada bulan Mei - Juni," ungkapnya.

Mieke berharap, semoga karya-karya ini dapat membuka informasi ke awam tentang Sindrom Sjögren. 

"Rencana jika album jadi, kami akan mendonasikan beberapa untuk YASSI. Untuk buku kami cetak dulu secara mandiri sambil mencari media publishing yang berminat. Semoga cerpen dan lagu ini bisa menjadi bagian dari perjuangan Sindrom Sjögren dan YASSI untuk lebih mengenalkan dan mengedukasi," kata Mike.(hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response