Putusan Trump Coreng Kesepakatan Damai Yordania dan Israel

 

Matamatanews.com, AMMAN – Dampak akan keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump tentang Yerusalem yang diakui sebagai Ibu Kota Israel, kian melebar. Kini, Majelis Rendah Yordania akan mengkaji kembali kesepakatan perdamaian antara Yordania dan Israel.

Didalam sidang, Majelis Rendah mengeluarkan keputusan untuk membahas keputusan Presiden AS dan konsekuensinya. Dengan menugaskan Komite Hukumnya, Majelis Rendah Yordania meminta untuk meneliti kembali semua kesepakatan dengan Israel termasuk kesepakatan perdamaian Wadi Araba 1994 yang ditandatangani Yordania dan Israel pada tahun 1994.

Pemerintah Yordania mengutuk keras keputusan Trump, serta menyuarakan penolakannya terhadap putusan itu, melakukan beberapa demonstrasi oleh partai politik dan pegiat guna menentang putusan AS tersebut.

Minggu (10/12/2017), Ketua Majelis Rendah, Atef Tarawneh mengatakan bahwa Yordania akan terus melancarkan upaya menemukan penyelesaian bagi keputusan tersebut serta mempertahankan Yordania.

Tarawneh pun mengatakan bahwa akan diselenggarakan pertemuan dalam pecan ini oleh Organisasi Kerja Sama Islam di Turki, yang diikuti Yordania. Pertemuan tersebut akan dilangsungkan di Ibu Kota Mesir oleh Parlemen Arab atas permintaan Yordania. Anggota parlemen tersebut mengatakan persatuan di kalangan rakyat Yordania adalah kunci pada tahap ini untuk menangani tantangan saat ini. [Did/Rpk/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response