Putin Bahas Situasi Idlib Dengan Ketua Dewan Eropa via Telepon

Matamatanews.com, MOSKOW—Presiden Rusia Vladimir Putin seperti dikutip Kantor Berita Rusia TASS pada Kamis (5/3/2020) kemarin membahas situasi ketegangan di Idlib dengan Ketua Dewan Eropa melalui hubungan telepon.

"Mereka telah membahas situasi di Suriah sehubungan dengan meningkatnya ketegangan di Idlib yang disebabkan oleh tindakan agresif formasi teroris," pesan tersebut menginformasikan. "Dalam konteks ini, Michel berbicara tentang langkah-langkah yang diambil untuk memerangi migrasi ilegal ke negara-negara UE."

Kremlin menambahkan bahwa kedua pihak telah berfokus pada masalah kemanusiaan selama panggilan telepon. Putin dan Michel setuju untuk mempertahankan kontak.

Panggilan telepon itu diadakan menjelang pembicaraan antara Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang saat ini sedang berlangsung di Moskow. Sebelum pembicaraan dengan pemimpin Turki, pemimpin Rusia menekankan bahwa mereka harus membahas situasi saat ini di Idlib berhadapan muka untuk menghindari kerusakan hubungan Rusia-Turki.

Putin menyatakan belasungkawa kepada Erdogan atas kematian tentara Turki di Suriah, mencatat bahwa tentara Suriah tidak mengetahui keberadaan mereka. Dia menambahkan bahwa tentara Suriah juga menderita banyak kerugian. Presiden setuju untuk memulai pembicaraan secara langsung, dan kemudian melibatkan delegasi dari kedua negara jika perlu.

Ketegangan dalam Idlib Suriah meningkat sekali lagi pada 27 Februari, ketika Turki menyatakan bahwa lebih dari 30 militernya tewas dalam serangan pasukan pemerintah Suriah. Pada hari yang sama, Turki mengumumkan peluncuran Operation Spring Shield di Suriah. Turki sebelumnya telah mengadakan tiga operasi militer di Suriah, menciptakan zona keamanan penyangga antara kota-kota perbatasan Azaz dan Jarabulus dan membangun kontrol atas Afrin dan wilayah-wilayah di sebelah timur Eufrat.*(bar/tass)

redaksi

No comment

Leave a Response