Pungli di Dinas Pertanian Maros

 

Matamatanews.com, MAROS – Senin (17/10/2017), Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HPPMI) Maros, mendesak pengusutan dugaan pungutan liar (Pungli) di Dinas Pertanian Kabupaten Maros. HPPMI menduga praktek pungli untuk bantuan ke petani, kerap dilakukan oleh oknum Distan Maros.

Ketua HPPMI Maros, Khaerul Shahab menjelaskan, selama kurun waktu sebulan, dinas pertanian kerap menutupi adanya praktek pungli ke petani. Sementara pihaknya mendapat laporan dari petani terkait adanya praktek pungli. Khaerul  mengatakan “Laporan dari petani, diduga adanya praktik pungli yang dilakukan oleh oknum. Saat dikonfirmasi, oknum tersebut tidak memberikan keterangan terkait beberapa bantuan untuk petani”. katanya.

Menurutnya, beberapa petani yang menggunakan traktor bantuan dari dinas pertanian justru dimintai biaya sebagai syarat penggunaan. Hal tersebut ditemukannya di Kecamatan Mandai, Lau, Maros Baru, Tompobulu dan beberapa daerah lainnya. Massa HPMMI menyegel, dan  berusaha membongkar,  mendorong pintu masuk kantor dinas pertanian Maros. Hanya saja, beberapa polisi yang bertugas berusaha mencegah aksi tersebut. (Wawas)

sam

No comment

Leave a Response