PT.KSEI Beri Bantuan APD Ke Relawan Covid-19 FK Unsoed

 

Matamatanews.com, PURWOKERTO -Dalam rangka CSR, PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Jakarta memberikan alat pelindung diri (APD) ke berbagai rumah sakit atau poliklinik di Indonesia. Bantuan tersebut juga di kirim ke Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) merupakan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian(LPP) di Pasar Modal Indonesia yang menyediakan layanan jasa Kustodian sentral dan penyelesaian transaksi Efek yang teratur, wajar, dan efisien.

" KSEI merupakan salah satu Self-Regulatory Organization (SRO) bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), "ungkap Tim Promosi Unsoed Ir.Alief Einstein,M.Hum. saat mendampingi pemaparan Dosen FK Unsoed dr. Susiana Candrawati Sp.KO. 

Einstein mengatakan dr. Susiana mendapatkan tugas dari Kemendikbud RI sebagai Case Manager RECON Kemdikbud RI untuk wilayah Kabupaten (Banyumas dan Cilacap). Tugas pemdampingan relawan yang ada di bawah dr. Susiana meliputi relawan mahasiswa program profesi dokter (Co Ass) dari Unsoed, UII Yogyakarta, dan Undip Semarang.

Problem RECON sekarang menurut dr.Susiana adalah lemah rendahnya kesadaran masyarakat untuk akses ke RECON.

Susiana menambahkan bagi OTG (orang tanpa gejala), ODP (orang dalam pemantauan), dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) isolasi mandiri apabila membutuhkan pendampingan silahkan akses ke laman di bawah : https://relawan.kemdikbud.go.id/korona/index.php/site/index

Berikut pemaparan dr. Susiana Candrawati, Sp.KO. :

1. Recon Kemdikbud

Recon Kemdikbud (Relawan COVID 19 Nasional Kemdikbud) adalah program yang dibentuk oleh Ditjen Dikti Kemdikbud dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), dan Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI).

Recon merupakan Program Daring Relawan Mahasiswa Kesehatan Kemdikbud yang meliputi Tele KIE (Komunikasi, Informasi, Edukasi) dan pendampingan untuk pencegahan dan penanganan Covid 19.

2. Fungsi Recon

Fungsi Recon untuk masyarakat : memberikan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dan pendampingan secara daring kepada masyarakat dalam hal pencegahan dan penanganan Covid-19, yang dilakukan oleh para relawan mahasiswa kesehatan dan para dokter pendamping sebagai case manager.

3. Jumlah Recon

Saat ini RECON Tahap 1, telah ada 1.000 relawan mahasiswa program profesi dokter (co ass) dengan masa kerja 2 bulan, dimulai per April 2020. Pada tahap 2 nanti, direncanakan akan dibuka relawan bagi 2.000 mahasiswa (kedokteran dan ilmu kesehatan seperti Keperawatan, Kesmas, dan lainnya).

4. Tugas Relawan Mahasiswa

Tugas relawan mahasiswa :

a. Melakukan Komunikasi, Edukasi dan Informasi (KIE) serta pendampingan secara online/daring (melalui WhatssApp atau apps lain)

b. Apabila mendesak, dapat membantu melakukan contact tracing di bawah supervisi case manager di tiap wilayah.

5. Pelaksanaan Recon

Pelaksanaan program RECON dilakukan di seluruh Indonesia, dibagi berdasarkan wilayah AIPKI. Ada 6 wilayah AIPKI yang masing masing wilayah di koordinir oleh 1 orang Korwil (Koordinator Wilayah). Korwil dalam tugasnya dibantu oleh case manager (telah ada 94 case manager dalam tahap 1 ini).

6. Case Manager

Case manager (CM) bertugas berdasar area wilayah. 1 CM mendampingi 15 – 20 relawan. Dan 1 relawan mendampingi 10 masyarakat.(hen/berbagai sumber)

 

redaksi

No comment

Leave a Response