Presiden Ukraina Butuh Pengakuan Bersalah Penuh dan Kompensasi dari Iran

 

Matamatanews.com, UKRAINA—Sabtu (11/1/2020) lalu, presiden Ukrainan Volodymyr Zelenskiy dalam pernyataannya mengatakan bahwa ia menginkan lebih banyak jawaban dari pemerintah Iran setelah mengakui secara keliru menembak jatuh pesawat Ukraine International Airlines dan menewaskan 176 penumpang di dalamnya.

"Iran telah mengaku bersalah menabrak pesawat Ukraina, tetapi kami bersikeras pengakuan penuh bersalah," kata Presiden Volodymyr Zelenskiy. "Kami mengharapkan dari Iran jaminan kesiapan mereka untuk penyelidikan penuh dan terbuka, membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan, mengembalikan jenazah orang mati, pembayaran kompensasi, permintaan maaf resmi melalui saluran diplomatik."

Iran awalnya membantah terlibat dalam kecelakaan pesawat itu, tetapi video menunjukkan bahwa rudal darat-ke-udara di Iran menembak jatuh pesawat hanya beberapa jam setelah negara itu meluncurkan rudal pada pasukan AS di pangkalan militer di Irak. Baru pada hari Jumat negara bertanggung jawab atas kecelakaan itu, menyalahkannya atas kesalahan manusia.

Di dalam pesawat, ada 82 warga Iran, 11 Ukraina, 63 warga Kanada, pelajar, dan pengantin baru - semuanya meninggal dalam kecelakaan itu.*

 

redaksi

No comment

Leave a Response