Presiden Korea Selatan Diminta Mundur

 

Matamatanews.com, SEOUL – Partai oposisi Korea Selatan meminta pemakzulan atas Presiden Park Geun-hye. Park didesak untuk mengundurkan diri dari jabatan Presiden terkait aksi demonstrasi besar setiap hari sabtu di Seoul yang sudah berlangsung selama sebulan terakhir.

Aksi demonstrasi tersebut terjadi karena terungkapnya hubungan Park dengan Choi Soon-sil yang merupakan teman dekat. Mereka diduga mengatur kekuasaan di pemerintahan dan mendatangkan uang untuk yayasan yang mereka kelola.

Sementara itu, politikus dari partai oposisi meminta kepada partai Saenuri yang menjadi partai penguasa di pemerintahan untuk bergabung dengan mereka. Seperti yang dikutip dari Reutes, tiga pemimpin dari tiga partai oposisi yang mendapatkan 165 kursi dari 300 kursi parlemen telah sepakat untuk tidak melakukan negosiasi dengan partai Park.

Ketua Partai Demokratik, Choo Mi-ae mengatakan,”Satu-satunya cara ialah dengan melakukan pemakzulan sesuai dengan konstitusi”. Kemudian, Pemimpin Partai Rakyat, Park Jie-won mengatakan satu mosi akan digelar melalui voting pada hari jumat ini atau jumat pean depan.

Partai Saenuri sendiri terpecah menjadi dua kubu, Pemimpin Partai, Chung Jin-suk mengatakan tanggal yang tepat untuk Park mengundurkan diri ialah 30 April 2017 nanti. Namun faksi lain dari Partai Saenuri yang terdiri dari 30 politikus mendukung pemakzulan lebih awal, mereka sejutu parlemen untuk memprosesnya pada jumat pekan depan.

Jika Park lengser nanti, pemilu harus segera digelar dalam kurun waktu tidak kurang dari 60 hari untuk segera memilih pengganti Park. Kemudian, Perdana Menteri yang akan menjadi pelaksana tugas sebagai kepala negara untuk sementara waktu.(Atep/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response