Posko Kekeringan Dibuka Di Desa Derik

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Bupati Banjarnegara Budi Sarwono membuka Posko Kekeringan yang berlokasi di Desa Derik, Kec Susukan Kab. Banjarnegara pada Selasa (23/07/19). Beberapa pejabat nampak hadir mendampingi bupati, diantaranya Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Dominggus Lopes, S.Sos, Kepala BBPP Batu Malang Wasis Sarjono S.pt,.MSi, Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahan Pangan Totok Setya Winarna S.pi,. Selain kehadiran para pejabat di lingkungan pemkab kegiatan ini juga di ikuti kelompok tani se Kecamatan Susukan. 

Bupati Banjarnegara Budi Sarwono  menyampaikan,  jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya lahan pertanian sawah yang mengalami kekeringan sampai dengan juli 2019  mencapai 575 hektar dengan fuso atau gagal panen mencapai luas 53 hektar.Kabupaten Banjarnegara sendiri luas sawahnya 13.478 hektar atau 75 persen, sedangkan sisanya merupakan sawah irigasi non teknis, irigasi pedesaan dan sawah tadah hujan. 

"Khusus untuk sawah irigasi non teknis irigasi pedesaan dan sawah tadah hujan kami berharap kepada kelompok tani untuk memahami fenomena alam yang terjadi, sehingga gagal panen fuso dapat dihindari.  Ya ngger wis ngerti garing ya aja nandur pari, " pinta Budi Sarwono.

Bupati berharap kepada masyarakat agar mereka belajar menyalahkan diri sendiri. " Alam ini tidak merubah, karena kekeringan ini juga ada manfaatnya. Saya yakin Allah tidak akan salah memberikan cuaca kepada kita, negara kita adalah negara yang paling makmur, "imbuhnya.

Dandim 0704/Banjarnegara Letkol Inf Dominggus Lopes, S.Sos menyampaikan meski telah diresmikan posko kekeringan, dia berharap saat musim kemarau ini intensitas hujan akan tetap turun seperti pada kemarau-kemarau sebelumnya. " Upayakan memanfaatkan air sungai Kali Sapi di Desa Derik ini, agar bisa berhasil hingga saatnya panen nanti, " katanya.*(Pendimbna,javi,hen)

 

redaksi

No comment

Leave a Response