Ponpes Zuriyah Dahlaniyah Berikan Pendidikan Ekstra Pada Siswa-siswi

 

Matamatanews.com, TANGERANG – Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi'iyah “Zuriyah Dahlaniyah” mengembangkan dunia pendidikan bagi anak-anak bangsa, serta melahirkan para santri /wati yang sholeh dan sholehah, cerdas dan berwawasan luas dalam penguasan ilmu syariat islam dan iptek.

Demi menciptakan siswa dan sisi yang berakhlak mulia, Ponpes yang berlokasi di Jalan K.H. Mohamad Dahlan, Desa Tanjakan, Rt 007/03, Kecamatan Rajeg itu memberikan pendidikan lebih kepada para siswa-siswinya melalui sistem pengajaran yang terfokus pada akhlaq rohaniyah dan ubudiyah (ibadah) serta praktek keseharian (fikih amaliyah).

Seorang tokoh muda, penggagas dan pendiri sekaligus pengasuh yayasan Zuriyah Dahlaniyah, Ustadz H.M. Zuhdi, S.Ag, sukses mendirikan TKQ Queen, SMP Queen, SMA Queen. Dari tahun ke tahun, perkembangan Ponpes Zuriyah Dahlaniyah semakin pesat, baik dari segi kualitas maupun kuantitas, sesuai dengan visi dan misi yang bermotokan, “Mencetak siswa dan siswi yang berakhlaq mulia dan kader alim ulama yang mampu baca al Qur'an serta kitab-kitab salaf/kitab kitab kuning”.

Semenjak adanya pendidikan formal (TKQ Queen, SMP Queen, SMA Queen) di Yayasan Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Ponpes tersebut tetap bertahan pada salaf murni yang mengedepankan pelajaran kitab-kitab salaf/ kitab kuning. Pendalaman materi tidak hanya pada pelajaran kitab semata, yang menjadi prioritas yakni pengamalan akhlaqul karimah dan fikih amaliyah (praktek ibadah).

Setelah berjalannya program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 pada bulan Juli 2017, Yayasan Ponpes Zuriyah Dahlaniyah menerapkan program pendidikan bagi siswa-siswi yang belum mampu baca tulis Al-Qur’an, diharapkan dalam waktu enam bulan akan mampu membaca dan menulis Al-Qur’an.

Siswa-siswi di Ponpes tersebut diwajibkan mengikuti program pendidikan diniyah. Sementara itu, bagi siswa-siswi yang telah mampu baca tulis Al-Qur’an dianjurkan mengikuti program pesantren seperti menghafal surat-surat penting secara bertahap serta pendalaman beberapa kitab-kitab.

Saat disambangi matamatanews.com di yayasannya, Ustadz H.M. Zuhdi, S.Ag mengatakan,”Untuk PPDB tahun ini pihaknya telah membuka pendaftaran bagi siswa/i (santri/wati) pada bulan juli 2017. Walaupun dengan hadirnya pendidikan formal di lingkungan Pesantren Zuriyah Dahlaniyah, bukan berarti kami meninggalkan ciri khas pondok pesantren yang ada, yakni Salaf Murni dengan konsisten mengedepankan ajaran kitab kitab salaf/kitab kitab kuning. Selain itu, pondok pesantren kami memprioritaskan pengamalan dan pendalaman Akhalaqul kharimah, dengan demikian tidak keluar apa yang menjadi cita-cita pendiri Pondok Pesantren Zuriyah Dahlaniyah, cucu dari KH.Mohamad Dahlan bin Arja'i.”jelasnya. (Uje/Dry Guha)

sam

No comment

Leave a Response