Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Bakso Di Bogor

 

Matamatanews.com, BOGOR – Minggu (28/05/2017), Sebuah ruko di wilayah Citereup, Kabupaten Bogor menjadi target penggerebekkan pihak Kepolisian Resor Bogor. Disinyalir ruko tersebut menjadi wadah untuk pembuatan bakso berbahan baku daging celeng atau babi.

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar AM Dicky menerangkan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan 46 kilogram daging babi hutan, 60 kilogram daging ayam, 4 kilogram daging campuran, 2 unit penggiling daging dan 1 buah freezer.

Dalam konferensi pers pada Selasa (30/05/2017) di Mapolres Bogor, Dicky mengatakan, “Pelaku mengoplos daging babi hutan dengan daging sapi untuk bahan olahan bakso.”

Dicky juga menyatakan penggerebekan itu berawal dari laporan masyarakat, yang menginformasikan adanya tempat usaha bakso yang menggunakan daging babi hutan. “Setelah diselidiki ternyata benar, kemudian digerebek bersama Dinas Peternakan,” ucap Dicky.

Setelah penggerebekan, petugas Dinas Peternakan langsung lakukan pengujian sampel bahan-bahan campuran bakso, berikut daging yang ditemukan dalam ruko tersebut. dari hasil laboratorium menunjukan bahwa bakso-bakso tersebut positif mengandung daging babi.

Dicky juga menjelaskan bahwa, penggunaan daging babi untuk menyiasati tingginya harga daging sapi. Dan menekan ongkos produksi, pelaku mencampurkan daging sapi dengan daging babi sebagai bahan olahan bakso. Pengakuan sementara, pelaku mendapat daging celeng dari daerah Sumatera.

“Tidak menutup kemungkinan bakso-bakso tersebut sudah dipasarkan selain di Pasar Citeureup. Kami bersama dinas terkait akan terus melakukan pengawasan,” tutur dia. 

Pelaku dijerat Pasal 204 KUHP tentang Menjual Sesuatu Bersifat Bahaya dan Undang-undang Perlindungan Konsumen dengan hukuman penjara di atas lima tahun. [Did/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response