Pneumonia dan Diare Banyak Mengakibatkan Kematian Pada Anak

 

Matamatanews.com, JAKARTA –Beragam penyakit yang bisa menyerang kesehatan anak-anak. Namun, penyakit pneumonia dan diare tercatat paling banyak menjatuhkan korban. Sementara keduanya dapat dicegah dan disembuhkan.

Menurut laporan terbaru UNICEF, kedua penyakit ini telah banyak megakibatkan kematian terbesar di dunia terutama pada anak-anak, tercatat 1,4 juta anak tiap tahunnya menjadi korban. Terutama di negara berpendapatan rendah sampai menengah, angka kematianya mencapai 90 persen dengan jumlah anak di bawah umur hanya 62 persen.

“Yang tidak masuk akal ialah penyakit-penyakit ini menghabiskan biaya relative untuk pengobatannya, tetapi seringkali tidak ter-cover oleh investasi kesehatan global,” ujar Deputi UNICEF, Fatoumata Ndiaye, seperti dikutip ABC News.

Ia berharap dengan adanya laporan ini, kesadaran untuk melakukan intervensi, baik untuk upaya preventif maupun pengobatan ditingkatkan demi menyelamatkan anak-anak di seluruh dunia. Ia juga tengah menyoroti pneumonia yang sekarang ini disebabkan polusi udara. Dibanding diare, angka kematian akibat pneumonia pada anak usia di bawah lima tahun lebih tinggi.

UNICEF membuktikan hampir separuh kematian akibat pneumonia sangat erat dikaitkan dengan polusi udara. Tercatat di tahun 2015 kematian akibat pneumonia melebihi malaria, tuberculosis (TBC), campak dan AIDS yang digabung menjadi satu. Sementara dua miliar anak di dunia tinggal di kawasan yang kondis udaranya melebihi standar sehat dunia.

Juni lalu Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) meprediksikan pada 2060, bila polusi udara tidak segera ditangani akan mengakibatkan 6-9 juta kasus kematian dini, dengan jumlah tertinggi kemungkinan terjadi di Asia. (Adith/Berbgai sumber)

sam

No comment

Leave a Response