PKL RSUD Banjarnegara Keluhkan Turunnya Omset Penjualan

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA-PKL RSUD Banjarnegara keluhkan turunnya omset pasca relokasi di bekas gedung Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Banjarnegara.Sebenarnya pemindahan lokasi PKL sudah di sosialisakan sejak lama, namun belum ada perda resmi dari pemerintah setempat. PKL masih kebingungan mengenai relokasi tersebut apakah ditangani pihak rumah sakit atau dari pemda. Mereka menuntut kepada pihak yang bertanggung jawab supaya mereka direlokasi ke tempat yang lebih layak seperti Gedung Kuliner. Salah seorang pedagang Supri menuturkan sejak pemindahan ini omset PKL turun drastis. 

"Di tempat sebelumnya saya  biasa menjual 10 mangkok lebih sedangkan di lokasi terbaru sehari hanya 1 mangkok. Pernah diadakan rapat antara pihak RSUD, Satpol, Dishub dan perwakilan pedagang. Bahkan PKL diminta menandatangani surat perjanjian, karena tempat relokasi tersebut adalah tanah Eks Dinas Kesehatan Kabupaten yang suatu saat akan digunakan untuk pembangunan PKL. Kami diminta untuk legowo jika hal tersebut nantinya terjadi, " ucap Supri kepada Matamatanews.com

Budi salah satu pelanggan mie ayam  menyatakan dia juga bingung mengenai pemindahan lokasi PKL ini, yang awalnya mudah ketika masuk di lingkungan RSUD sekarang malah masuk ke lokasi parkir RSUD. 

"Menurut saya kurang efisien, masak kita mau beli mie, ujung ujungnya ditarik parkir, kan lucu, " ungkapnya.

"Kami mengusulkan agar pintu gerbang sebelah utara RSUD dibuka, supaya pengunjung rumah sakit tidak perlu memutar jika ingin membeli makanan. Dan penegasan kembali untuk lahan parkir sepeda motor, semua berada lokasi parkir eks gedung DKK sesuai dengan awal perundingan dengan kami, " imbuh Supri. (Nusa)

redaksi

No comment

Leave a Response