Pertemuan Amerika Serikat – Rusia Berujung Kebuntuan

 

Matamatanews.com, MOSKOW—Meski pembicaraan penting antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia yang digelar pada hari Selasa (12/10/2021) berakhir tanpa terobosan, namun kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov, tetap masih berguna.

Diskusi tertutup yang berlangsung lama itu membahas berbagai masalah, selain dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkob dan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Srikat Victoria Nuland, juga sejumlah staf kedutaaan.

Meski pertemuan itu membahas banyak masalah, namun kata Ryabkov tidak termasuk membahas masalah konflik di Ukraina.Pertemuan kedua pejabat penting AS-Rusia pada Selasa itu  akhirnya berujung tanpa kesepakatan, bahkan bisa disebut mandek tanpa kemajuan dalam fungsi misi diplomatik termasuk visa maupun rotasi personel.

“Orang Amerika tidak mengindahkan logika atau tuntutan kami,” kata Ryabkov seperti dikutip kantor berita RIA Novosti.”Pada saat yang sama, pembicaraan itu bermanfaat.”

Ia juga menegaskan bahwa minimnya kemajuan dalam perselisihan inti dikahwatirkan akan meningkatkan wilayah konflik baru.

“Ada sangat sedikit kemauan dalam hal bagian substantif dari masalah yang ada,” kata Ryabkov seperti dikutip kantor berita Interfax.”Ada risiko kejengkelan baru.”

Seperti diketahui hubungan buruk antara Amerika Serikat dan Rusia meningkat setelah Joe Biden menjadi presiden Amerika Serikat pada Januari lalu dengan melontarkan banyak kritik ke pihak Rusia.

Sebagai balasan, pada awal tahun ini Rusia melarang kedutaan Amerika Serikat di Moskow mempekerjakan warga asing dan secara resmi menetapkan Amerika Serikat sebagai “negara yang tidak bersahabat.”

Pihak Kremlin mengatakan, bahwa Nuland yang tiba pada hari Senin sebagai kunjungan tiga harinya di Rusia dijadwalkan akan bertemu dengan penasehat kebijakan luar negeri Presiden Vladimir Putin, Yury Ushakov.

Nuland diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Rusia meski sebelumnya pernah dimasukkan dalam daftar sanksi  oleh Rusia. Dan sebagai gantinya, Washington mengekuarkan visa Amerika Serikat kepada perwakilan kementerian luar negeri Rusia.(cam/arab news/afp)

redaksi

No comment

Leave a Response