Perancis Dukung Solusi Palestina Menjadi Negara

 

Matamatanews.com, TEPI BARAT—Seperti dilansir teleSUR HD  , Kementerian Luar Negeri Perancis (Kemenlu) menyerukan agar kedua negara Palestina dan Israel mengakhiri konflik melalui solusi yang saling menguntungkan kedua negara dan memulai kembali nnegosiasi perdamaian antara kedua wilayah.

"Kami menyambut baik pembentukan kembali hubungan diplomatik antara Bahrain dan Israel. Ini adalah langkah yang membawa perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," kata kementerian itu.

"Tetapi masih banyak yang harus dilakukan untuk mengubah realitas rakyat Palestina. Tepi Barat masih diduduki sebagai bagian dari wilayahnya yang dijajah oleh Israel," tambahnya.

Bahrain "harus mendorong Israel untuk menolak aneksasi wilayah Palestina dan mendorong dimulainya negosiasi langsung dan definitif. Solusi terbaik adalah pembentukan dua negara,"kata Kementerian Perancis meyakinkan.

Bahrain menjadi negara keempat yang menjalin kembali hubungan diplomatik dengan Israel. Itu didahului oleh Mesir, Yordania, dan Uni Emirat Arab.

Israel telah mempertahankan pendudukan Palestina selama lebih dari setengah abad. Akibat tindakan yang tidak dapat dibenarkan ini, Palestina masih belum memiliki peluang untuk menjadi negara merdeka.

Posisi Israel telah dikecam oleh komunitas internasional. Seringkali, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan solusi dua negara.

Selain menolak pendudukan asing, rakyat Palestina mengkritik apa yang disebut "Perjanjian Abad" Presiden Donald Trump, yang merupakan inisiatif "perdamaian" yang berpihak pada Tel Aviv. Dokumen itu memungkinkan Israel mempertahankan sebagian besar wilayah Palestina.(bar)

redaksi

No comment

Leave a Response