Pentolan CIA Ungkap Keterlibatan AS Di Suriah

 

Matamatanews.com, USA – Konflik berkepanjangan di Suriah tak kunjung reda, semakin banyak korban berjatuhan baik anak-anak maupun orang dewasa. Kepala Dinas Intelijen Amerika Serikat (CIA) John Brennan, dalam wawancaranya di Radio Publik Nasional (NPR) mengakui keterlibatan pihak Amerika dalam konflik di Suriah. Seperti dilansir Al Masdar News, Minggu (25/12/2016), Brennan mengatakan, "Kami selalu ingin mengatakan seandainya kami bisa membuat perbedaan, dalam arti mencegah memburuknya situasi di sana (Suriah)," ujarnya.

"Tidak mungkin Anda bisa mengelak secara emosional atau mental atas situasi di mana Anda terlibat," kata dia. Brennan menambahkan, dia ikut merasa bertanggung jawab atas pertumpahan darah dalam konflik Suriah, dan kekalahan kaum pemberontak di Kota Aleppo tidak akan mengakhiri konflik di Suriah. "Pemberontakan tidak akan lenyap selama tidak ada proses politik yang jujur dalam pembentukan kekuasaan di Damaskus yang mewakili seluruh rakyat Suriah," kata dia.

Brennan juga mengakui Amerika tidak sanggup berbuat lebih jauh untuk mempengaruhi proses peralihan kekuasaan di Suriah. "Sebagai negara besar, negara kuat, sebagai Amerika Serikat, kami hanya punya kemampuan terbatas untuk mempengaruhi proses itu," tambahnya. Bersama negara Barat dan negara Teluk seperti Arab Saudi, Qatar, yang selama ini mendukung kaum pemberontak, termasuk ISIS untuk menggulingkan pemerintah Basyar al-Assad. [Did/Mdk/Berbagai Sumber]

sam

No comment

Leave a Response