Pentagon Sebut Satelit Militer Iran Bukan Ancaman Bagi Intelijen

 

Matamatanews.com, WASHINGTON—Dikutip dari laman Arab News, Kepala Komando Luar Angkasa Amerika Serikat mengatakan Pentagon yakin bahwa peluncuran satelit militer pertama yang berhasil ke luar angkasa tidak menimbulkan ancaman intelijen.

Satelit Nour yang ditempatkan di orbit pada 22 April diklasifikasikan oleh militer Amerika Serikat sebagai 3U Cubesat kecil, tiga unit berdampingan masing-masing tidak lebih dari satu liter dalam volume dan masing-masing kurang dari 1,3 kilogram (satu pon), kata Jenderal Jay Raymond dalam sebuah tweet-nya Minggu malam.

"Iran menyatakan memiliki kemampuan pencitraan - sebenarnya, ini adalah webcam yang jatuh di ruang angkasa; tidak mungkin menyediakan intel, ”tulisnya."#Spaceishard," tambah Raymond ke tweet itu.

Sementara Raymond meremehkan ancaman apa pun dari satelit, Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa kemampuan Teheran untuk menempatkannya di luar angkasa merupakan kemajuan yang signifikan dalam kemampuan rudal jarak jauhnya, yang merupakan ancaman lebih besar bagi pasukan Amerika Serikat dan sekutu di Timur Tengah.Pekan lalu Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menuduh Iran melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 2015 melawan Teheran yang memajukan kegiatan rudal balistik berkemampuan nuklir apa pun.

Pada hari Sabtu, Pompeo menyerukan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk memperpanjang embargo senjata konvensionalnya terhadap Iran melampaui akhir yang dijadwalkan pada Oktober.
"Semua negara yang cinta damai harus menolak pengembangan teknologi rudal balistik Iran dan bergabung bersama untuk membatasi program rudal berbahaya Iran," katanya.(bar)

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response