Pentagon Sebut Korea Utara Terus Tebar Ancaman ke Kawasan Korea selatan

 

Matamatanews.com, SEOUL—Provokasi Korea Utara yang dilakukan belum lama ini terhadap Korea Selatan menunjukkan bahwa negara komunis itu terus gencar menebar ancaman “luar biasa” nya  ke kawasan tersebut, kata seorang pejabat senior Pentagon pada hari Kamis (18/2020) kemarin seperti dilansir The Korea Times mengutip Kantor Berita Korea Selatan Yonhap.

Berbicara dalam teleconference, David Helvey, penjabat asisten menteri pertahanan untuk urusan keamanan Indo-Pasifik, mengatakan Amerika Serikat tetap berkoordinasi erat dengan Korea Selatan untuk memastikan kesiapan terhadap ancaman Korea Utara.

"Seperti yang telah kita ingatkan dalam beberapa hari terakhir, Korea Utara terus menghadirkan ancaman luar biasa terhadap kawasan itu dan yang menuntut kewaspadaan kita yang berkelanjutan," katanya. "Sulit mengatakan apa yang akan terjadi selama beberapa hari dan minggu ke depan," tambahnya. 

"Tapi saya pikir itu Korea Utara telah mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Korea Selatan atas kegagalan yang terakhir untuk menghentikan pembelot mengirim selebaran propaganda anti-Pyongyang ke Korea Utara dengan balon. Awal pekan ini, Korut meledakkan kantor penghubung antar-Korea di kota perbatasannya Kaesong.

Ketika ditanya tentang melanjutkan kembali latihan militer Korea Selatan-Amerika Serikat berskala besar dan membawa aset-aset strategis ke Semenanjung Korea, Helvey mengatakan dia tidak akan mengambil keputusan di depan.

"Tetapi ini adalah salah satu hal yang terus kami bicarakan dengan sekutu Korea Selatan kami untuk memastikan bahwa kami sebagai aliansi menghadirkan kemampuan pencegahan dan pertahanan gabungan yang paling efektif bagi rakyat Korea Selatan, dan sejujurnya, itu adalah sesuatu yang membantu menjaga kepentingan kita dan menjaga perdamaian dan stabilitas di seluruh wilayah Indo-Pasifik, "katanya.

Helvey menambahkan bahwa retorika dan tindakan Korea Utara baru-baru ini "tidak melakukan apa pun untuk menghalangi" Amerika Serkata dari tujuan mencapai denuklirisasi akhir yang sepenuhnya diverifikasi di Korea Utara. Pentagon terus mendukung upaya diplomatik untuk mencapai tujuan itu dengan mempertahankan kekuatan militer yang kredibel dan cakap, serta dengan bekerja sama dengan sekutu dan mitra untuk menegakkan sanksi PBB di Utara, katanya.

Dengan spekulasi bahwa Presiden Donald Trump mungkin menarik pasukan AS keluar dari Korea Selatan jika negosiasi pembagian biaya pertahanan menjadi serba salah, Helvey menghindari jawaban langsung.

"Saya hanya akan mengatakan bahwa kita secara rutin, memang kita terus menerus, sedang melihat postur kekuatan global kita untuk memastikan bahwa pasukan kita berada di tempat kita membutuhkannya, berdasarkan ancaman yang kita lihat dan kewajiban aliansi kita," katanya. 

"Saya tidak ingin berhipotesis tentang keputusan potensial di masa depan," tambahnya. 

"Saya hanya akan mengatakan bahwa kita terus-menerus melihat postur pasukan kita untuk memastikan bahwa itu masuk akal, konsisten dengan strategi kita, lingkungan keamanan dan kewajiban aliansi kita." (bar)

redaksi

No comment

Leave a Response