Pengadilan Pakistan Batalkan Hukuman Mati Musharraf

 

Matamatanews.com, BANGLADESH—Seorang penyanyi sufi Bangladesh terkenal, Shariat Saker, 40l,dikabarkan ditangkap dan ditahan di pusat kota Mirzapur pada Sabtu (11/1/2020) lalu, kata kepala polisi setempat Saidur Rahman seperti dikutip AFP.Menurut para kritikus, Shariat ditangkap karena dianggap telah melanggar undang-undang internet dan komunikasi yang kontroversial. Selain itu kata mereka, undang-undang tersebut digunakan untuk meredam kebebasan berbicara setelah dugaan komentar anti Islam memicu protes, kata pihak kepolisian setempat pada Minggu (12/1/2020) lalu.

Seorang ulama mengajukan kasus terhadap Sarker atas komentar yang dibuat di sebuah acara pada bulan Desember, dan dia ditangkap di bawah Digital Security Act karena "melukai sentimen keagamaan umat Islam," kata Rahman.

Film acara itu diunggah ke YouTube dan lebih dari 1.000 aktivis dan ulama Muslim menggelar unjuk rasa untuk menuntut penangkapan penyanyi itu.Sarker bisa menghadapi 10 tahun penjara jika terbukti bersalah di pengadilan.

Wartawan dan aktivis kanan mengatakan UU Keamanan Digital yang disahkan pada 2018 merupakan ancaman serius bagi kebebasan berekspresi di negara berpenduduk 168 juta orang.

Di bawah UU tersebut, siapa pun dapat menghadapi hukuman penjara seumur hidup karena "propaganda" terhadap negara dan 10 tahun untuk konten digital yang "menyakiti sentimen agama" atau "menciptakan keresahan".

Odhikar, sebuah kelompok hak asasi manusia, melaporkan sedikitnya 29 penangkapan tahun lalu di bawah hukum.

Sarker terkenal di antara puluhan juta pengikut sufi di pedesaan Bangladesh. Pakar musik Saymon Zakaria mengatakan penyanyi tradisional secara teratur mengambil kebebasan ketika menafsirkan legenda Islam dengan cara yang mungkin tidak mencerminkan versi resmi.

"Seharusnya tidak ada interpretasi literal dari apa yang dikatakan selama pertunjukan. Penyanyi rakyat harus memiliki kebebasan berekspresi," kata Zakaria.

Meskipun memegang tempat penting dalam sejarah Bangladesh, lebih dari selusin pemimpin dan pengikut Sufi telah terbunuh dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok-kelompok Islam garis keras yang menganggap mereka bidat.(bar)

 

 

 

redaksi

No comment

Leave a Response