Pengadilan Negeri (PN)Tangerang Gelar Sidang Ditempat Perkara Lahan Tanah SDN 1 Balaraja

 

Matamatanews.com, TANGERANG – Pengadilan Negeri (PN)Tangerang Gelar Sidang Ditempat Perkara Lahan Tanah SDN 1 Balaraja. Kasus sengketa lahan tanah Sekolah Dasar Negeri 1 (SDN 1) Balaraja, Kab.Tangerang ini telah bergulir sejak lama, namun tak kunjung selesai oleh majelis Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Jum'at (7/04/2017),sejumlah kuasa hukum tergugat dan yang digugat tampak hadir di halaman sekolah SDN Balaraja1, guna pembuktian objek lokasi batas lahan sengketa yang dipimpin majelis hakim diketuai hakim Sherly.

Di ketahui sebelumnya, lahan SDN 1Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, konon katanya merupakan hibah dari Yab Keng San pada era tahun 1950 an. Namun setelah puluhan tahun, kemudian lahan tersebut diklaim sebagai milik ahli waris Rabena Pada tahun 1950 an, ada bantuan Inpres SDN 1 Balaraja dari pemerintah. Namun lahannya  tidak ada, sehingga salah seorang warga yakni Yab Keng San mengizinkan tanahnya untuk dibangun sekolah tersebut.

"Semasa hidupnya, Yab Keng San mengizinkan SDN itu dibangun di atas tanah miliknya. Namun kini tiba-tiba muncul oknum yang mengklaim tanah itu miliknya sebagai ahli waris dari Rabena," ujar Rustam selaku kuasa hukum dalam kasus perdata lahan sengketa ini.

"Bila nanti ditemukan adanya manipulasi data dan saksi palsu dalam keterangannya, kita akan gugat balik sesuai aturan hukum yang berlaku," tambah Rustam.

Dalam sidang yang dilakukan di lahan sengketa SDN 1 Balaraja, dan dihadiri tim kuasa hukum dari kedua bela pihak, serta hadir juga lurah Balaraja, Eka untuk menyaksikan proses jalannya sidang ditempat terpantau lancar dan aman.

Sementara, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SDN 1Balaraja terlihat tetap berjalan baik tanpa gangguan, mesti terlihat sejumlah orang tua dan wali murid berbaris sambil memegang spanduk panjang dalam  wujud dukungan penuh buat sekolah anak-anak mereka. (Arman/Herman/Ilza)

sam

No comment

Leave a Response