Penerima Dana Pensiun Di Banjarnegara Keluhkan Otentikasi PT. Taspen

 

Matamatanews.com, BANJARNEGARA—Ratusan pensiunan di Banjarnegara mengantri pencairan dana pensiunan di halaman Kantor Pos, Kamis (02/01/2020) pagi. Bahkan ada yang mengantri sejak pukul 05.00 WIB seperti yang dilakukan Bambang, salah satu penerima dana pensiunan.

Seperti diketahui inovasi digital ini sebagai salah satu bentuk peningkatan pelayanannya untuk memberikan kepuasan bagi para pelanggan.Lewat smartphone ini, masyarakat bisa melakukan pembayaran atau klaim dimana pun kapanpun tanpa harus mendatangi kantor cabang Taspen atau mitra bayar. 

Disisi lain tampaknya menjadi alternatif terbaik bagi pemerintah, namun berdampak sulit untuk penerima pensiun. Mereka, para pensiunan yang sudah tua, atau (maaf) mengidap penyakit kronis, tuli, lumpuh dan gaptek, tentunya kesulitan untuk melakukan otentikasi. Walaupun ada klausul, apabila ada kesulitan otentikasi, dipersilahkan datang ke Kantor Pos, seperti halnya yang terjadi di Banjarnegara. Namun itu bukan solusi yang baik mengingat terbatasnya tenaga dari pihak Kantor pos.Salah satu anak dari penerima pensiunan Yuni menyampaikan, Otentikasi ini mempersulit pensiunan yang telah lanjut usia.

"Seperti ibu saya yang sudah berusia 86 tahun, ketika mau ambil uang pensiunannya sendiri kok seperti orang mau cari hutangan, "njelimet" sekali. Gak punya hati pada orang yang lanjut usia, ” ujar Yuni.

“Pemerintah kok makin aneh ya, ada - ada saja. Kami mau ngambil hak kok dipersulit, " keluh Bambang salah satu penerima dana pensiunan.

“Pemerintah seharusnya menyadari, mengingat negara kita belum siap dengan program digitalisasi. Masih banyak daerah terpencil di negara kita yang terkendala sinyal internet, belum lagi generasi yang sekarang pensiun berbeda dengan generasi kita mendatang yang sudah mengenal teknologi yang semakin canggih ini, " pungkas Yuni. (Nusa)

 

redaksi

No comment

Leave a Response