Penerapan e-SPDP Kapolri Koordiansi Dengan KPK

 

Matamatanews.com, JAKARTA –Senin (5/12/2016) Kapolri Jenderal Tito Karnavian datangi KPK untuk berkoordinasi prihal penerapan surat pemberitahuan dimualinya penyidikan (SPDP) elektronik terkait tindak pidana korupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Raharjo mengatakan dengan adanya e-SPDP ini KPK, Polri dan Kejaksaan Agung dapat memonitor langsung jalannya penindakan kasus korupsi seluruh Indonesia.

Ia juga menyampaikan dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan surat kesepakatan bersama (SKB) antara Ketua KPK, Kapolri dan Jaksa Agung.

“Kita dalam waktu dekat akan tanda tangan surat kesepakatan bersama (SKB) antara Ketua KPK, Kapolri dan Jaksa Agung. Kita akan menerapkan e-SPDP terkait kasus korupsi,” ungkap Agus di gedung KPK.

Jenderal Tito juga mengatakan SKB sebagai hal yang penting. Setelah e-SDPD diterapkan anggota Polri yang menjadi peyidik tidak perlu datang ke KPK untuk melapor.

“Masalah SKB penting sekali. Jadi dengan e-SPDP artinya polisi yang menyidik kasus korupsi tidak perlu datang ke KPK untuk melapor,” ujar Tito di lokasi yang sama.

“Jadi peran KPK sebagai supervisor, dapat memberikan supervisi. Serta UU mewajibkan, Polri dan Kejaksaan yang menangani kasus korupsi melaporkan ke KPK. Secara Otomatis semua akan termonitor melalui online,” lanjutnya.

Kapolri mengupayakan penandatanganan dapat dilakukan pada minggu ini. Pada Rabu (7/12/2016), yang rencananya akan dilakukan pertemuan.

“Kita upayakan bisa minggu ini. Kami cocok di hari Rabu nanti. Tapi tergantung Pak Jaksa Agung, beliau bisa atau tidak hari Rabu,” imbuh Tito. (Adith/Berbagai sumber)
 

sam

No comment

Leave a Response