Peneliti Spanyol Rillis Teknologi Deteksi HIV Tercepat

 

Matamatanews.com, SPANYOL the Spanish National Research Council (CSIS) sebuah lembaga penelitian terkemuka di Spanyol tengah mematenkan tes untuk mendeteksi virus HIV sepekan setelah terinfeksi. Penemuan teknologi ini dikalim menjadi yang tercepat. Temuan ini dipublikasi pada Kamis (16/02/2017) dalam jurnal ilmiah PloS ONE.

Dalam laporan yang dilansir AFP, CSIS menggunakan sebuah biosensor untuk mendeteksi keberadaan antigen p24, protein yang terikat pada virus HIV.

“Teknologi ini mampu mendeteksi keberadaan p24 bahkan sepekan setelah terinfeksi,” ungkap CSIS dalam pernyataannya.  

Javier Tamayo, Peneliti CSIS, menyatakan bahan yang digunakan dalam teknologi ini menggunakan materi yang sudah tersedia. Sehingga memungkinkan untuk diproduksi massal dengan biaya rendah. Menurutnya, teknologi ini dikombinasikan dengan kemudahannya dan dapat menjadi sebuah pilihan yang tepat untuk digunakan di negara berdampak HIV serius.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan pada 2015 lalu sekitar 36,7 juta jiwa hidup dengan HIV, sebagain besar terjadi di negara dengan pendapatan menengah kebawah.

Sampai saat ini, tes antigen hanya mampu mendeteksi HIV dalam tiga pekan setelah terinfeksi, pengujian yang membutuhkan waktu lebih lama serta memakan biaya tinggi. (Adith/Berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response