Pembocoran Tempat Persembunyian Politikus Anti-Islam Belanda

 

Matamatanews.com, AMSTERDAM – Sejak lebih dari sepuluh tahun lalu, pemimpin Partai untuk Kebebasan (PVV) Geert Wilders berada dalam perlindungan tim keamanan DBB terkait ancaman pembunuhan. Keamanan DBB sendiri bertugas melindungi keluarga kerajaan, diplomat serta politikus terkemuka.

Namun, seorang petugas di satuan keamanan DBB yang bertugas melindungi Wilders yang merupakan ekstrem kanan Belanda dan anti-islam, ditangkap karena membocorkan lokasi keberadaan Wilders kepada geng Maroko.

Juru bicara polisi, Dennis Janus mengatakan kepada Associated Press bahwa seorang dari tim keamanan DBB ditahan pada hari senin (21/2/2017) akibat membocorkan informasi yang bersifat rahasia untuk kepentingan pribadi.

Menurut media Belanda, informasi tersebut diberikan kepada sebuah geng Belanda-maroko. Sebelumnya, Wilders diketahui mengatakan bahwa orang Maroko sebagai “sampah”

Sementara itu, Kepala Polisi Belanda Erik Akerboom mengatakan bahwa Geert Wilders tidak dalam kondisi yang bahaya, karena petugas yang membocorkan informasi tersebut tidak menjadi bagian dari lingkaran dalam yang melindungi keamanan Wilders.

Dalam jejak pendapat terakhir, partai Wilders diunggulkan dalam Pemilihan Umum bulan depan. Namun, partai-partai lain tidak bersedia melakukan koalisi karena sikap Wilders yang anti-islam.

Wilders sendiri menginginkan perubahan-perubahan yang bersifat anti-islam seperti Mendeislamisasi Belanda, melarang jilbab di tempat umum, melarang Al-Quran, menutup masjid-masjid serta sekolah islam. (Atep/bbc/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response