Pemberontak Syi'ah Houthi Libatkan Bocah dan Wanita Ikut Berperang Di Yaman

 

Matamatanews.com,YAMAN—Para wanita yang didampingi anak-anak ikut berpartisipasi dalam parade militer dan bersumpah untuk ikut berjuang bersama pemberontak Houthi. Parade ini menunjukan anak-anak dan perempuan membawa senapan serta artileri berat dengan menggunakan truk-truk.

Sebuah sumber yang dekat dengan pemimpin Houthi mengatakan kepada situs Al Arabiya News Chanel bahwa parade militer tersebut dihadiri oleh ratusan kaum wanita yang didampingi anak-anak, parade kali ini merupakan penampilan publik pertama yang mengungkapkan pembentukan unit milisi perempuan.

Sementara itu Menteri Hak Asasi Manusia Yaman Ezz Eddin Al Asbahi menuduh pemberontak Syi’ah Houthi telah memaksa anak-anak dan wanita untuk ikut berperang. Ia juga menambahkan, pemberontak Houthi telah menyebabkan 1.000 rakyat sipil dan lebih dari 300 anak-anak meninggal akibat serangan roket pasukan pemberontak selama perang di Yaman.

Berdasarkan data yang dimiliki PBB, setidaknya 10.000 orang terbunuh dalam konflik tersebut dan 4000 diantaranya merupakan warga sipil. Duta besar Yaman untuk Amerika Ahmed Awad Bin Mubarak, menentang keras gerakan Houthi. Ia berharap eksploitasi anak-anak dan perempuan dalam peperangan ini dapat mendorong komunitas Internasional untuk menekan Houthi agar mengakhiri konflik.

Houthi mulai menguasai Sanaa sejak melakukan kudeta pada September 2014. Sementara itu Arab Saudi dan sebagian besar sekutu Teluk Arab ikut campur tangan dalam perang Yaman pada bulan Maret 2015 setelah pergerakan Houthi yang mendorong pemerintah Hadi ke pengasingan di Arab Saudi. (atep/CNN/jurnalislam.com/berbagai sumber)

sam

No comment

Leave a Response